Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Emiten pertambangan timah milik negara, PT Timah Tbk (TINS), menyatakan rencana operasional untuk mulai mengelola mineral, antara lain Logam Tanah Jarang (LTJ) atau Rare Earth Element (REE).
Langkah ini dilakukan seiring perubahan arah kebijakan pemerintah serta temuan potensi mineral di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahaan.
Direktur Utama PT Timah Restu Widiyantoro menjelaskan, fokus perusahaan saat ini mulai bergeser untuk mengoptimalkan mineral selain biji timah.
“Sesuai dengan kebijakan pemerintah yang baru, jadi kami mulai mengarah kepada pengelolaan REE atau mineral ikutan."
"Yang diyakini nanti akan sangat memberikan kontribusi untuk devisa negara yang jauh lebih besar,” ujar Reatu dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR, Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Reatu menambahkan, perusahaan masuk ke dalam lingkungan strategi untuk mengakhiri rencana tersebut.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait:
Advertisement