Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Kamis (2/4) Berpotensi Lanjut Menguat, Analis Rekomendasikan Saham-saham Ini

IHSG Kamis (2/4) Berpotensi Lanjut Menguat, Analis Rekomendasikan Saham-saham Ini Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis, 2 April 2026, setelah sebelumnya ditutup melonjak 1,93% ke level 7.184,4 pada Rabu (1/4/2026). Kenaikan ini memperlihatkan momentum positif yang mulai terbentuk di pasar saham domestik.

Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menjelaskan bahwa penguatan IHSG didorong oleh sentimen global, terutama reli pasar saham Amerika Serikat yang dipicu optimisme meredanya konflik geopolitik.

Pernyataan Donald Trump yang menyebut konflik AS–Iran berpotensi berakhir dalam beberapa minggu menjadi katalis utama penguatan pasar.

Dari sisi domestik, kondisi ekonomi masih cenderung beragam. PMI manufaktur tercatat turun ke level 50,1, surplus neraca dagang melemah, namun inflasi yang lebih rendah memberikan ruang bagi stabilitas daya beli masyarakat.

Meski demikian, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih sekitar Rp162 miliar, terutama pada saham sektor perbankan.

"Untuk Kamis (2/4), IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dengan support di 7.122–7.150 dan resistance 7.200–7.300. Sentimen global tetap dominan, khususnya perkembangan geopolitik Timur Tengah," kata Reza dalam riset hariannya, Kamis (2/4).

Selain faktor global, sentimen domestik seperti kebijakan stabilisasi harga energi serta rilis laporan keuangan emiten juga berpotensi menjadi pendorong tambahan bagi pergerakan IHSG.

Baca Juga: Asing Tetap Jualan Meski IHSG Perkasa, Saham Bank Himbara Jadi Sasaran

Baca Juga: Free Float 15% Dorong Aksi Korporasi, Pasar Hadapi Tambahan Supply Saham

Rekomendasi Saham Hari Ini

Seiring proyeksi IHSG hari ini, analis merekomendasikan sejumlah saham yang menarik dicermati:

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) – Buy

Harga mengonfirmasi breakout neckline pola cup and handle, menandakan potensi kelanjutan tren naik jangka pendek. Selama bertahan di atas area 460–480, peluang penguatan terbuka menuju 520 – 555.

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) – Buy

Meskipun secara trend masih dalam trend yang bearish. Namun di perdagangan terakhir mampu rebound dan support-nya dengan lonjakan volume. Protensi lanjutan penguatan terbuka dengan target resistance di 1540 - 1595.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) – Buy

Harga menunjukkan rebound dari MA200 dan mulai keluar dari pola downtrend, membuka peluang pembalikan arah jangka pendek. Selama bertahan di atas support 2350, potensi penguatan terbuka menuju 2500 – 2600

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) – Sell

Masih dalam tren bearish setelah breakdown support 5350, dengan harga bergerak mendekati area support 4360 – 4730. Selama belum mampu kembali ke atas 5350, outlook masih lemah sehingga lebih cenderung sell on strength

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Disclaimer: Keputusan untuk melakukan aksi jual atau beli saham sepenuhnya ada di tangan pembaca. Segala risiko kerugian dari setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab pembaca.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement