Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Outlook IPOSS Q2 2026: Harga CPO Domestik Siap Melompat ke Level Rp18.776 per Kg

Outlook IPOSS Q2 2026: Harga CPO Domestik Siap Melompat ke Level Rp18.776 per Kg Kredit Foto: Istimewa

Produksi CPO dan CPKO nasional hingga akhir Q2 2026 diperkirakan hanya mencapai 23,7 juta ton, turun tipis dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 24,0 juta ton.

Di sisi lain, volume ekspor juga diprediksi menyusut menjadi 6,70 juta ton dibandingkan 7,22 juta ton pada Q2 2025.

Risiko Iklim dan Ketahanan Industri

Selain faktor geopolitik dan energi, IPOSS memperingatkan adanya risiko iklim, di mana sejumlah sentra produksi sawit di Indonesia mulai memasuki fase musim kering lebih dini.

Menyikapi situasi tersebut, IPOSS menekankan pentingnya pemerintah dan pelaku untuk tidak hanya bergantung pada respons harga jangka pendek.

Fokus pada produktivitas kebun rakyat melalui Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), dinilai menjadi kunci menjaga stabilitas pasokan di tengah iklim global.

Baca Juga: Harga CPO Turun 2,81 Persen Tertekan Penurunan Harga Minyak Dunia

“Arah pasar sawit Q2 2026 adalah hasil interaksi kompleks antara dinamika geopolitik, energi, kebijakan fiskal, dan iklim."

"Ketahanan industri sawit nasional harus diperkuat untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan domestik dan kepentingan ekspor,” tutur IPOSS. (*)

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus

Advertisement