Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Serikat Buruh Nilai Kebijakan WFH Berpotensi Pindahkan Beban Biaya ke Pekerja

Serikat Buruh Nilai Kebijakan WFH Berpotensi Pindahkan Beban Biaya ke Pekerja Kredit Foto: Istimewa

Sementara, biaya internet yang memadai untuk pekerjaan profesional dapat mencapai Rp300.000–Rp700.000 per bulan. 

Tanpa adanya kompensasi dari perusahaan, tambahan beban ini secara langsung menurunkan pendapatan riil pekerja/buruh.

Selain itu, ada beberapa catatan kritis. WFH berpotensi memindahkan sebagian beban biaya operasional dari perusahaan ke pekerja, seperti listrik, internet, dan fasilitas kerja. 

Di sisi lain, tanpa pengaturan yang jelas, WFH juga dapat menyebabkan jam kerja menjadi tidak terkontrol dan berisiko meningkatkan beban kerja terselubung. 

Hal ini berpotensi menurunkan produktivitas jangka panjang, serta meningkatkan risiko kelelahan kerja (burnout).

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Mirah memberikan saran kepada pemerintah untuk menetapkan standar kompensasi biaya WFH (listrik, internet, dan fasilitas kerja).

Baca Juga: WFH Nasional Setiap Jumat Dinilai Langkah Realistis Cegah Kenaikan Harga BBM

Ia juga meminta pemerintah menjamin perlindungan jam kerja dan hak lembur secara tegas, serta melibatkan serikat pekerja dalam perumusan kebijakan.

Ia juga mendorong pemerintah melakukan kajian dampak ekonomi makro dan sektoral secara transparan, serta mengedepankan solusi struktural energi, seperti perbaikan transportasi publik dan efisiensi industri. (*)

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Yaspen Martinus

Advertisement