Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Gandeng PGN, PTBA Bidik Produksi Syngas 240 BBTUD dari 9 Juta Ton Batubara

Gandeng PGN, PTBA Bidik Produksi Syngas 240 BBTUD dari 9 Juta Ton Batubara Kredit Foto: PTBA
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memperkuat ekspansi di sektor hilirisasi dengan mematangkan proyek strategis coal-to-synthetic natural gas (SNG) atau Syngas. Melalui kemitraan dengan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), emiten pertambangan grup MIND ID ini menargetkan utilisasi 9 juta ton batubara kalori rendah per tahun untuk dikonversi menjadi gas sintetis berkapasitas 240 BBTUD.

Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, menjelaskan bahwa proyek Syngas ini dirancang untuk mengamankan pasokan energi gas alternatif bagi wilayah Sumatera Selatan dan Jawa bagian barat. Proyek ini merupakan bagian integral dari peta jalan (roadmap) transformasi bisnis perseroan dalam mengoptimalkan nilai tambah cadangan batubara hulu.

“Di mana untuk ini nantinya kami akan mengutilisasi 9 juta ton batubara kalori rendah per tahun dengan kapasitas 240 BBTUD syngas,” ujar Arsal dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, dikutip Minggu (5/4/2026).

Arsal memerinci bahwa proyek ini akan dikelola melalui skema perusahaan patungan (Joint Venture/JV) antara PTBA dan PGN. Dalam struktur kerja sama tersebut, PGN diproyeksikan berperan sebagai pembeli siaga (offtaker) penuh atas gas sintetis yang dihasilkan.

“Skemanya nanti tentunya PTBA akan membentuk JV dengan PT PGN sekaligus menjadi offtaker 100% dari SNG yang dihasilkan. Ini PGN-nya sebagai offtaker,” jelas Arsal secara mendalam.

Baca Juga: PTBA Kantongi Laba Bersih Rp2,93 Triliun di 2025

Baca Juga: Laba PTBA Ambles 43% di 2025 Imbas Pelemahan Harga Batu Bara

Baca Juga: PTBA Minta Tambang Ilegal Diberantas dan Evaluasi Kebijakan DMO

Hingga saat ini, perkembangan proyek tersebut telah memasuki fase krusial. Arsal mengungkapkan bahwa kedua belah pihak telah meresmikan komitmen kerja sama melalui penandatanganan Head of Agreement (HoA). Tahapan selanjutnya adalah melakukan uji kelayakan secara komprehensif.

“Saat ini kami sudah melakukan tanda tangan head of agreement antara PTBA dan PGN untuk pengembangan proyek coal-to-synthetic natural gas yang nantinya dilanjutkan dengan pelaksanaan joint study feasibility study bersama konsultan,” tambahnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement