Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ini Penyebab Transaksi Kripto di Indonesia Melemah

Ini Penyebab Transaksi Kripto di Indonesia Melemah Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti

Saat ini juga terdapat 5 penyelenggara lain yang tengah menjalani proses verifikasi untuk menjadi peserta sandboxing di OJK dengan model bisnis, antara lain adalah repo kripto, tokenisasi money market, tokenisasi emas, crypto fund manager, serta token utilitas dan Non-Fungible Token (NFT), yaitu berbasis kepemilikan emas.

Hal ini menunjukkan industri memiliki aktivitas yang tinggi, dengan ratusan permintaan konsultasi dari pelaku yang ingin masuk ke ekosistem keuangan digital.

"Hal ini merupakan sinyal yang positif, inovasi di sektor keuangan digital ini terus menunjukkan pertumbuhan."

"Dan OJK akan terus mendorong pengembangan ekosistem yang sehat, yang bertanggung jawab, serta memberikan manfaat yang nyata bagi perekonomian tanah air," imbuh Adi.

BACA JUGA: Indonesia Crypto Exchange (ICEx) Resmi Diluncurkan, jadi Bursa Aset Kripto Berstandar Institusional Pertama di Indonesia

Meski pasar sedang melambat, OJK menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat industri melalui regulasi dan pengawasan yang lebih ketat.

“Kami ingin mendorong penguatan ekosistem kripto ini lebih kredibel, dilandasi dengan literasi inklusi keuangan yang kuat, terintegrasi dan terlindungi,” paparnya. (*)

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus

Advertisement