Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Efek Cip AI, Laba Samsung Tembus Rp645,62 Triliun di Kuartal I-2026

Efek Cip AI, Laba Samsung Tembus Rp645,62 Triliun di Kuartal I-2026 Kredit Foto: Samsung.com

Dalam beberapa tahun terakhir, ketiganya semakin mengalihkan fokus produksi ke memori bandwidth tinggi (HBM) yang digunakan pada akselerator AI milik Nvidia, yang pada akhirnya memperketat ketersediaan memori konvensional di pasar.

Meski muncul kekhawatiran terkait optimalisasi AI melalui teknologi seperti TurboQuant dari Google maupun Claude Mythos dari Anthropic, para analis tetap menunjukkan pandangan positif terhadap prospek Samsung.

Analisis Citigroup Peter Lee dan Jayden Oh memperkirakan laba operasional tahunan Samsung mencapai 310 triliun won (US$206 miliar) pada 2026, dengan asumsi permintaan inferensi AI yang tetap kuat akan menopang harga.

Memasuki awal 2026, Samsung menjadi perusahaan pertama yang secara komersial memasok HBM4 generasi terbaru ke pelanggan.

Capaian ini diraih setelah sebelumnya menghadapi berbagai hambatan dan keterlambatan dalam proses sertifikasi, yang sempat memberi peluang bagi SK Hynix untuk mendominasi pasar HBM yang menguntungkan.

Baca Juga: Samsung Resmi Kenalkan Galaxy A37 5G dengan Chipset Exynos 1480 dan Fitur AI

Samsung juga memperkenalkan cip HBM4E terbarunya dalam ajang GTC Nvidia bulan lalu.

CEO Nvidia Jensen Huang menyatakan, teknologi fabrikasi 4-nanometer milik Samsung akan digunakan dalam produksi prosesor Groq 3. (*)

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus

Advertisement