Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bos JPMorgan Peringatkan Karyawan Mulai Terancam AI

Bos JPMorgan Peringatkan Karyawan Mulai Terancam AI Kredit Foto: Reuters
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kecerdasan buatan (AI) kini membayangi para pekerja dengan potensi mengambil alih tugas-tugas yang selama ini dikerjakan manusia.

Sejumlah perusahaan, khususnya di sektor teknologi, bahkan telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), untuk memangkas staf sekaligus mengalokasikan ratusan miliar dolar demi pengembangan AI.

Beberapa perusahaan besar seperti Microsoft, Amazon, Block, Meta, hingga Oracle dilaporkan melakukan pengurangan karyawan.

Langkah ini diambil dengan alasan AI dinilai mampu mengambil alih sebagian pekerjaan, sekaligus sebagai upaya perusahaan untuk lebih fokus mengembangkan teknologi tersebut yang membutuhkan biaya besar, sehingga efisiensi menjadi pilihan yang tak terhindarkan.

CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon turut memperingatkan kecerdasan buatan mulai mengancam peran tenaga kerja, seiring kemampuannya menggantikan pekerjaan manusia di berbagai sektor.

Dalam suratnya kepada pemegang saham, Dimon menegaskan AI “pasti akan menghilangkan beberapa pekerjaan,” terutama jika perkembangannya berlangsung terlalu cepat dan melampaui kemampuan pekerja untuk beradaptasi.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus

Advertisement