Kredit Foto: Reuters
Menurutnya, kerusuhan bisa terjadi apabila banyak profesi tergantikan secara tiba-tiba, dan jutaan orang kehilangan pekerjaan mereka.
Baca Juga: Data Center AI Rp509 Triliun Terancam, Iran Bidik Proyek Stargate di Abu Dhabi
Karena itu, Dimon menegaskan, penerapan AI harus dilakukan secara bertahap, disertai program pelatihan ulang agar tenaga kerja tetap relevan.
Ia bahkan mendorong pemerintah daerah memberikan insentif pelatihan serta menerapkan pembatasan PHK, termasuk di perusahaannya sendiri. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus
Advertisement