Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Dengan target produksi tahunan di level 2,1 juta hingga 2,125 juta ton, manajemen menerapkan standar efisiensi tinggi guna mencegah terhentinya aliran produksi.
“Target produksi kami tetap satu tahun ini, 2,1."
"2,1 maksimal di 2,125 juta ton, targetnya sih begitu."
"Jadi ini cuma ada satu proses produksi."
"Lalu kalau satu proses produksi tantangannya apa?"
"Artinya kami harus bekerja efisien, reliable, dan tidak boleh ada sedikitpun kesalahan. Karena satu miss, kita setop, produksi terhenti,” beber Adhika.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: