- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
INET Bakal Akuisisi 60% Saham Sarana Global Indonesia, Segini Nilainya
Kredit Foto: INET
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mengumumkan rencana akuisisi saham PT Sarana Global Indonesia (SGI). Perseroan akan meminta restu pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Mei 2026, dengan salah satu agenda utama membahas transaksi ini.
"Perseroan sebagai pemodal dan PT Sarana Global Indonesia (SGI) sebagai objek transaksi, sehubungan dengan investasi berupa penyertaan sebanyak 180.000 lembar saham baru atau setara dengan 60,00% saham ditempatkan dan disetor PT SGI setelah penyertaan modal dengan harga transaksi sebesar Rp1.557.799," kata manajemen.
Total nilai transaksi mencapai Rp280,40 miliar atau setara 65,33% dari total ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2025. Dengan nilai tersebut, aksi ini masuk kategori transaksi material sesuai ketentuan POJK 17/2020.
"Transaksi penyertaan modal oleh Perseroan kepada SGI menyebabkan Perseroan menjadi Pemegang Saham Pengendali SGI. Hal ini menjadikan SGI menjadi salah satu entitas anak Perseroan," lanjut manajemen.
SGI sendiri merupakan perusahaan induk yang bergerak di bidang kontraktor telekomunikasi, khususnya dalam penggelaran kabel fiber optik bawah laut (submarine cable) melalui entitas anaknya.
Manajemen menilai investasi ini sebagai langkah penting untuk memperkuat kapabilitas end-to-end dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi, terutama jaringan kabel bawah laut yang kini semakin krusial seiring lonjakan kebutuhan data.
Kepemilikan dua kapal khusus penanaman kabel menjadi nilai tambah signifikan. Dengan aset tersebut, Perseroan dapat mempercepat proses pembangunan jaringan, meningkatkan efisiensi biaya proyek, sekaligus menjaga kualitas dan ketepatan waktu pengerjaan.
"Selain itu, investasi ini mendukung strategi ekspansi Perseroan dalam memperluas jangkauan jaringan backbone, termasuk konektivitas antar pulau dan internasional, yang semakin dibutuhkan seiring pertumbuhan trafik data," ujar manajemen.
Baca Juga: INET Mau Tambah Kegiatan Usaha di Bidang Perdagangan Besar Telekomunikasi
Baca Juga: Raih Pendapatan Rp91,81 Miliar, Laba INET Lompat 1.743% di 2025
Tak hanya memperkuat bisnis inti, sinergi antara layanan ISP dan kemampuan konstruksi infrastruktur laut juga membuka peluang pendapatan baru, termasuk dari jasa instalasi untuk pihak ketiga.
"Dengan demikian, transaksi ini tidak hanya meningkatkan daya saing Perseroan, tetapi juga memperkuat posisi sebagai pemain terintegrasi di industri telekomunikasi nasional," imbuh manajemen.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri