Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Perkuat Pembelajaran di Sekolah, Asian Agri dan Tanoto Foundation Latih Guru di Asahan

Perkuat Pembelajaran di Sekolah, Asian Agri dan Tanoto Foundation Latih Guru di Asahan Kredit Foto: Khairunnisak Lubis
Warta Ekonomi, Medan -

Asian Agri melalui PT Gunung Melayu (PT GM) berkolaborasi dengan Tanoto Foundation menggelar pelatihan peningkatan literasi dan numerasi bagi guru dan kepala sekolah di SD Swasta Bina Dharma KSN Gunung Melayu, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara.

Pelatihan yang melibatkan tiga sekolah ini bertujuan memperkuat kapasitas pendidik melalui pendekatan aplikatif berbasis praktik. Kegiatan dibagi dalam dua kelompok, yakni 12 guru yang fokus pada penguatan metode pembelajaran di kelas, serta enam peserta (kepala sekolah dan guru senior) dalam sesi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS).

Group Manager PT GM, Ramsi Simanjorang, mengatakan pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi guru dan kepala sekolah secara berkelanjutan agar berdampak langsung pada kualitas pembelajaran siswa.

“Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah secara berkelanjutan. Kami berharap para peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara nyata di lingkungan sekolah masing-masing," katanya, Rabu (15/4/2026).

Melalui kegiatan ini, kepala sekolah didorong meningkatkan kemampuan supervisi dan perencanaan berbasis data Rapor Pendidikan. Sementara itu, guru diarahkan menerapkan pembelajaran aktif dengan pendekatan MIKiR serta menyusun pertanyaan pemantik berbasis konsep PIT.

Perwakilan Tanoto Foundation, Mesri Gultom, menegaskan bahwa keberlanjutan program dan implementasi di sekolah menjadi fokus utama, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh siswa melalui pembelajaran yang lebih menarik dan manajemen sekolah yang lebih tertata.

Pelatihan berlangsung dengan partisipasi penuh peserta dan dilengkapi praktik penyusunan modul ajar serta peer teaching. 

Baca Juga: Dengan Produksi 51 Juta Ton CPO, Kemenperin Dorong Hilirisasi Sawit Berkelanjutan

Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan Rahuning, Boinen, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap program serupa terus berlanjut.

Sebagai tindak lanjut, peserta akan mengimbaskan hasil pelatihan di sekolah masing-masing. 

Asian Agri dan Tanoto Foundation juga akan melakukan mentoring dan monitoring guna memastikan keberlanjutan program.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Khairunnisak Lubis
Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement