Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Harga Emas Turun Saat Geopolitik Memanas, Bos JFX Ungkap Penyebabnya

Harga Emas Turun Saat Geopolitik Memanas, Bos JFX Ungkap Penyebabnya Kredit Foto: Istimewa

Dalam kondisi krisis, emas tetap berfungsi sebagai instrumen lindung nilai, meski pergerakan harganya dapat berfluktuasi tajam dalam jangka pendek.

Yazid juga menyoroti meningkatnya kebutuhan terhadap mekanisme lindung nilai di tengah ketidakpastian global.

“Dalam kondisi pasar yang semakin tidak pasti, kebutuhan terhadap mekanisme lindung nilai menjadi semakin relevan. Perdagangan berjangka hadir sebagai instrumen yang transparan, terstandarisasi, dan mendukung pembentukan harga yang kredibel di pasar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, memanasnya situasi geopolitik turut mendorong penguatan peran perdagangan berjangka sebagai bagian dari infrastruktur pasar yang mendukung pembentukan harga yang efisien dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha serta investor.

Dalam konteks tersebut, JFX terus mendorong penguatan ekosistem perdagangan yang lebih transparan dan terawasi. Dari sisi kinerja, JFX menguasai lebih dari 95% pangsa pasar ekspor timah Indonesia dengan nilai transaksi sekitar US$1,7 miliar pada 2025.

Pada perdagangan derivatif, kontrak olein (OLE01) menyumbang 38,7% dari total volume transaksi Exchange Traded Derivatives (ETD) JFX atau setara 615.028 lot. Sementara itu, kontrak Loco Gold mendominasi transaksi OTC dengan porsi mencapai 85,2%.

Selain itu, JFX juga mengembangkan produk berbasis efek global melalui skema PALN yang mencakup saham dan ETF Amerika Serikat, serta perdagangan emas digital berbasis underlying fisik. Perusahaan juga tengah menyiapkan kontrak mikro dan nano untuk komoditas seperti emas, perak, tembaga, dan energi guna memperluas akses pasar.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement