Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pos Indonesia Jadi Motor Konsolidasi BUMN Logistik, Siap Revolusi Rantai Pasok Nasional

Pos Indonesia Jadi Motor Konsolidasi BUMN Logistik, Siap Revolusi Rantai Pasok Nasional Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Bandung -

Konsolidasi logistik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi dan efisiensi rantai pasok nasional. 

Kegiatan yang dikemas dalam agenda silaturahmi dan koordinasi ini mempertemukan berbagai perusahaan BUMN serta anak perusahaan di sektor logistik dan industri pendukung guna menyatukan visi dalam pengembangan ekosistem logistik yang terintegrasi dan berdaya saing.

Pertemuan ini dihadiri oleh para direktur yang membidangi pengembangan bisnis dari sejumlah BUMN, serta jajaran direktur utama dari berbagai anak perusahaan logistik, antara lain PT Multi Terminal Indonesia, PT Prima Indonesia Logistik, PT Pos Logistik Indonesia, PT Sarana Bandar Logistik, PT KBN Prima Logistik, PT Varia Usaha Dharma Segara, PT Krakatau Jasa Logistik, dan PT Berdikari Logistik Indonesia.

Turut hadir pula perwakilan Danantara yang berperan dalam mendorong penguatan kolaborasi, termasuk membuka peluang kerja sama strategis serta pengembangan model bisnis logistik yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Dari Pos Indonesia, Direktur Utama Daud Joseph hadir beserta jajaran direksi sebagai bentuk komitmen dalam mendukung penguatan sinergi antar BUMN di sektor logistik. Kehadiran ini menegaskan peran aktif Pos Indonesia dalam mendorong integrasi layanan dan efisiensi operasional.

“Kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan logistik yang efisien dan berdaya saing," kata Direktur Utama Pos Indonesia, Daud Joseph, Rabu (15/4/2026).

Melalui konsolidasi ini, diharapkan koordinasi antar BUMN dan anak perusahaan semakin solid. 

“Harapannya ini mampu mengoptimalkan kapasitas, meningkatkan efisiensi distribusi, serta memperkuat daya saing logistik nasional,” ujarnya.

Diketahui, Pos Indonesia memiliki keunggulan jaringan yang luas hingga ke pelosok negeri. Saat ini, Pos Indonesia didukung oleh ribuan titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk lebih dari 4.000 kantor pos dan puluhan ribu agen pos yang menjangkau hingga tingkat kecamatan dan desa. Infrastruktur ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam mendukung integrasi logistik nasional.

Jaringan distribusi yang dimiliki Pos Indonesia juga diperkuat dengan armada transportasi darat, laut, dan udara yang terhubung secara sistematis. Hal ini memungkinkan proses pengiriman barang menjadi lebih cepat, efisien, dan mampu menjangkau wilayah terpencil yang selama ini sulit diakses oleh penyedia logistik lainnya.

Pos Indonesia, bersinergi dengan banyak pihak dalam memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir, terutama dalam mendukung distribusi barang industri, pangan, hingga e-commerce.

Baca Juga: Pos Indonesia dan Garuda Indonesia Lepas 15 Ton Tahap Awal ke Jeddah, Kolaborasi Kirim Logistik Makanan Jemaah Haji 2026

Tidak hanya itu, transformasi digital juga menjadi fokus utama Pos Indonesia dalam meningkatkan kualitas layanan. Berbagai inovasi berbasis teknologi terus dikembangkan, mulai dari sistem pelacakan real-time, hingga pengembangan layanan berbasis aplikasi untuk memudahkan pelanggan dalam mengakses layanan.

Konsolidasi ini juga diharapkan mampu menekan biaya logistik nasional. Dengan integrasi layanan dan optimalisasi aset BUMN, efisiensi dapat tercapai sehingga berdampak positif terhadap daya saing produk dalam negeri.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement