Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BYD Atto 3 Terbaru Mengaspal dengan Fitur Pengisian Daya Kilat dan Jangkauan 630 Km

BYD Atto 3 Terbaru Mengaspal dengan Fitur Pengisian Daya Kilat dan Jangkauan 630 Km Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

BYD bersiap memperbarui lini kendaraan listrik andalannya dengan merilis versi terbaru dari Yuan Plus, atau yang lebih dikenal secara global sebagai BYD Atto 3.

Kendaraan ini terpantau telah masuk dalam Daftar Pengecualian Pajak Pembelian Kendaraan Energi Baru (NEV) di China, membawa peningkatan signifikan pada teknologi baterai, kemampuan pengisian daya, hingga dimensi keseluruhan.

Sebelumnya, bocoran spesifikasi model ini juga telah muncul melalui dokumen Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) bulan lalu.

Berdasarkan informasi yang dipublikasikan, Atto 3 terbaru akan hadir dengan dua opsi kapasitas paket baterai, yakni 57,545 kWh dan 68,547 kWh. Konfigurasi tersebut mampu memberikan daya jelajah masing-masing sejauh 540 km dan 630 km berdasarkan pengujian standar CLTC.

Disitat dari Carnews China, pembaruan paling mendasar terletak pada strukturnya, di mana mobil ini kini mengadopsi platform kendaraan listrik murni berpenggerak roda belakang (RWD) yang sepenuhnya baru.

Daya tarik utama dari pembaruan ini ada pada sektor manajemen daya. BYD menyematkan teknologi baterai Blade generasi kedua yang dipadukan dengan kemampuan pengisian daya kilat (flash charging) tingkat lanjut.

Performa pengisian dayanya terbilang impresif. Baterai kendaraan ini diklaim dapat diisi dari kapasitas 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu 5 menit. Sementara untuk mencapai 97 persen, pengguna hanya membutuhkan waktu 9 menit. Ketangguhan sistem baterai ini juga teruji di cuaca ekstrem; pada suhu sedingin minus 30 derajat Celcius, durasi pengisian daya hanya bertambah tiga menit dari waktu normal.

Untuk urusan performa, SUV kompak ini akan ditenagai oleh motor listrik tunggal yang diletakkan di bagian belakang. Konsumen dapat memilih dua konfigurasi tenaga yang ditawarkan, yakni 200 kW (268 hp) dan 240 kW (322 hp).

Dari segi tampilan, Yuan Plus terbaru tetap setia dengan bahasa desain seri "Dynasty" yang menjadi ciri khas BYD. Fasia depan mobil ini menampilkan panel gril perak yang diapit oleh lampu utama ramping bernuansa gelap (blackened). Pada bagian bumper depan, terdapat lubang ventilasi vertikal di kedua sisi yang disempurnakan dengan gril pendingin berbentuk trapesium di bagian tengah.

Meski Atto 3 menuai kesuksesan di berbagai pasar internasional, model ini justru tengah menghadapi tantangan berat di pasar domestik Tiongkok.

Di tengah gempuran perang harga dan kompetisi yang kian sengit, volume penjualan Yuan Plus tercatat belum pernah menembus angka 10.000 unit per bulan sejak Oktober tahun lalu. Bahkan, pada Januari dan Februari tahun ini, penjualannya sempat anjlok ke kisaran 2.000 unit.

Hadirnya versi penyegaran dengan teknologi pengisian daya kilat dan daya jelajah yang lebih jauh ini diharapkan dapat kembali mendongkrak daya saing BYD di segmen SUV listrik domestik.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Advertisement