Kredit Foto: Istimewa
Pemerintah Indonesia membuka peluang kerja sama strategis dengan Rusia, untuk pengadaan minyak mentah dan Liquefied Petroleum Gas (LPG).
Langkah ini dinilai sebagai upaya krusial dalam memperkuat ketahanan energi nasional, dan diversifikasi sumber pasokan di tengah ketidakpastian geopolitik global.
Ketua Komite Investasi Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas (Aspermigas) Moshe Rizal menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut.
Menurutnya, kerja sama ini akan memperluas portofolio pemasok energi Indonesia, sehingga tidak hanya bergantung pada wilayah tertentu seperti Timur Tengah.
"Keuntungannya adalah diversifikasi supplier."
"Kita tambah lagi suplai dari Rusia untuk mengurangi risiko ketergantungan kita terhadap dinamika di Timur Tengah, yang saat ini mencapai sekitar 20% untuk minyak mentah," ujar Moshe kepada Warta Ekonomi, Kamis (16/4/2026).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Advertisement