Kredit Foto: Getty Images/Kevin Frayer
"Sedangkan yang terlihat pada 11 April ini adalah roket yang sedang diluncurkan, bukan benda jatuh,” jelasnya.
Ia menjelaskan, perbedaan utama dari kedua fenomena tersebut terletak pada prosesnya.
Sampah antariksa biasanya terlihat terpecah dan terbakar saat memasuki atmosfer, sedangkan peluncuran roket akan terlihat semburan gas buang yang berintaraksi dengan atmosfer atas.
Baca Juga: Bukan Meteor, BRIN Pastikan Objek Terang di Lampung dan Banten Sisa Roket China
Fenomena seperti ini, kata Thomas, bukanlah hal berbahaya bagi masyarakat.
Kejadian ini merupakan bagian dari aktivitas keantariksaan global yang sesekali dapat diamati dari wilayah Indonesia, terutama ketika lintasan peluncuran melintasi kawasan ini. (*)
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Yaspen Martinus
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: