Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Google DeepMind Dikabarkan Bentuk Tim Khusus Kembangkan AI untuk Saingi Anthropic

Google DeepMind Dikabarkan Bentuk Tim Khusus Kembangkan AI untuk Saingi Anthropic Kredit Foto: F5
Warta Ekonomi, Jakarta -

Google DeepMind dilaporkan membentuk tim khusus untuk mengembangkan kecerdasan buatan (AI) yang berfokus pada pemrograman, sebagai langkah strategis untuk menyaingi keunggulan model AI milik Anthropic di bidang coding.

Setelah OpenAI memperkuat platform Codex, Google pun mulai mengarahkan fokusnya ke pengembangan AI coding.

Langkah ini mencerminkan pergeseran besar dalam industri AI, di mana perusahaan teknologi kini berlomba menciptakan model yang mampu menangani tugas pemrograman secara mandiri dan kompleks.

Menurut laporan The Information, tim baru yang dibuat oleh Google Minds ini terdiri dari peneliti dan insinyur yang ditugaskan untuk meningkatkan kemampuan pengkodean model Gemini, sekaligus membangun large language models (LLM) yang secara khusus dirancang untuk pemrograman sejak awal.

Tim ini dipimpin oleh insinyur riset Sebastian Borgeaud, yang sebelumnya berfokus pada pra-pelatihan model AI.

Pengembangan AI ini tidak hanya menargetkan tugas coding sederhana, tetapi juga pekerjaan yang lebih kompleks seperti pemrograman jangka panjang, pembuatan perangkat lunak dari nol, serta kemampuan memahami konteks pengguna melalui pembacaan file.

Google tampaknya ingin menghadirkan model AI yang mampu menangani seluruh proses pengembangan perangkat lunak secara end-to-end.

Keterlibatan langsung pimpinan perusahaan menunjukkan keseriusan proyek ini.

Melansir Gadgets 360, Senin (21/4/2026), pendiri Google Sergey Brin dan CTO DeepMind Koray Kavukcuoglu dilaporkan ikut terlibat dalam pengembangan.

Dalam memo internal, Brin menekankan urgensi percepatan inovasi dengan menyebut perlunya segera menjembatani kesenjangan dalam eksekusi agen, dan mengubah model Google menjadi pengembang utama.

Brin juga meminta para insinyur yang mengerjakan Gemini, menggunakan agen internal untuk melakukan tugas-tugas yang kompleks.

Upaya ini didorong oleh penilaian internal, model AI milik Anthropic saat ini masih lebih unggul dalam tugas pemrograman.

Di tengah meningkatnya adopsi alat coding berbasis AI oleh perusahaan, Google tidak ingin tertinggal dalam memperebutkan pasar enterprise yang menguntungkan.

Sementara, kompetisi di sektor ini juga semakin ketat.

Baca Juga: Periksa Meta dan Google, Kemkomdigi Ajukan 29 Pertanyaan Soal Perlindungan Pengguna

OpenAI baru-baru ini meningkatkan kemampuan Codex, dengan fitur penggunaan komputer dan pembuatan gambar, yang memungkinkan AI untuk mengakses file, menjalankan program, serta menguji perangkat lunak secara langsung.

Dengan pembentukan tim khusus ini, Google menunjukkan ambisinya untuk mempercepat pengembangan AI pemrograman, dan memperkuat posisinya dalam persaingan global yang semakin sengit. (*)

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus

Tag Terkait:

Advertisement