Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BEI Soroti Pergerakan 3 Saham yang Naik Tajam, Investor Diminta Waspada!

BEI Soroti Pergerakan 3 Saham yang Naik Tajam, Investor Diminta Waspada! Kredit Foto: Istockphoto
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pergerakan saham PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO), PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA), dan PT Citatah Tbk (CTTH) yang mengalami kenaikan harga tidak wajar atau Unusual Market Activity (UMA).

“Dalam rangka perlindungan Investor, dengan ini kami menginformasikan adanya peningkatan harga pada saham DEPO, BOBA dan CTTH yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),” ujar Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono. 

Secara rinci, saham DEPO tercatat naik 3,36% dalam sepekan dan melonjak 40% dalam sebulan. Namun, setelah pengumuman UMA, sahamnya justru terkoreksi -5,52% ke level Rp308 pada sesi pertama perdagangan Kamis (23/4).

Sementara itu, saham BOBA menunjukkan lonjakan lebih agresif, yakni naik 42,35% dalam sepekan dan 60,26% dalam sebulan. Usai rilis UMA, sahamnya anjlok -14,79% ke Rp242.

Adapun saham CTTH juga mengalami penguatan signifikan sebesar 38,89% dalam sepekan dan 78,57% dalam sebulan. Namun, pada perdagangan terbaru, saham ini ikut terkoreksi -6,72% ke Rp123.

Yulianto menegaskan bahwa pengumuman UMA tidak serta-merta menandakan adanya pelanggaran di pasar modal. Meski begitu, Bursa saat ini masih mencermati pola transaksi dari ketiga saham tersebut.

“Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” tambah Yulianto.

Baca Juga: Perkuat Modal, Logisticplus (LOPI) Berencana Private Placement 110 Juta Saham

Baca Juga: Tambah Free Float, BRPT Lepas 38,4 Juta Saham BREN

Sebagai langkah kehati-hatian, investor diimbau untuk memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi BEI, mencermati kinerja dan keterbukaan informasi emiten, mengkaji rencana aksi korporasi yang belum mendapat persetujuan RUPS serta mempertimbangkan berbagai risiko sebelum mengambil keputusan investasi. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri