Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Trump Marah, Sekutu Amerika Serikat Diancam Tarif Besar Gegara Pajak Digital

Trump Marah, Sekutu Amerika Serikat Diancam Tarif Besar Gegara Pajak Digital Kredit Foto: Reuters
Warta Ekonomi, Jakarta -

Hubungan Amerika Serikat dan Inggris kembali memanas menyusul ketegangan antara kedua negara akibat kebijakan ekonomi dari Trans-Atlantik. Kini Washington mengancam akan menerapkan tarif besar ke London.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengancam akan mengenakan tarif besar terhadap mitra dagangnya itu jika mereka terus menerapkan pajak digital terhadap perusahaan teknologi asal Washington.

Baca Juga: Reza Pahlavi Tuntut Eropa Ikut Perang Iran-Amerika Serikat

"Jika mereka tidak mencabut pajak tersebut, kami mungkin akan mengenakan tarif besar pada Inggris," kata Trump.

Inggris diketahui menerapkan pajak layanan digital sebesar 2% di 2020. Kebijakan tersebut menyasar perusahaan teknologi besar seperti Apple, Google, dan Meta. Kebijakan ini telah lama dikritik oleh Amerika Serikat.

Pernyataan Trump sendiri muncul menjelang kunjungan kenegaraan dari King Charles III ke Amerika Serikat. Raja Charles dijadwalkan bertemu sang presiden dalam pertemuan pribadi serta menghadiri sejumlah agenda resmi di Gedung Putih.

Trump menyatakan bahwa kunjungan tersebut berpotensi membantu memperbaiki hubungan bilateral yang sempat memburuk dalam beberapa bulan terakhir.

Ketegangan meningkat di tengah perbedaan kebijakan ekonomi dan perdagangan antara kedua negara. Perselisihan ini juga melibatkan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Trump.

Raja Charles dan Ratu Queen Camilla dijadwalkan melakukan kunjungan selama empat hari ke Amerika Serikat. Agenda mencakup pertemuan pribadi dengan presiden, jamuan kenegaraan, hingga pidato di Kongres Amerika Serikat.

Pihak Istana Buckingham menyebut kunjungan ini sebagai momentum untuk memperkuat hubungan bilateral di tengah tantangan global yang memanas akibat perang dari Iran dan Amerika Serikat.

Ancaman tarif sendiri berpotensi memicu eskalasi perang dagang baru antara dua sekutu lama. Kebijakan ini juga dapat berdampak pada perusahaan teknologi global dan perdagangan internasional.

Baca Juga: Patahkan Klaim Amerika Serikat, Taktik Kapal Cepat Iran Jadi Ancaman Baru di Selat Hormuz

Hubungan Amerika Serikat-Inggris kini menjadi perhatian global, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik yang terus meningkat selama masih berlangsungnya ketidakpastian akibat perang di Timur Tengah.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar