Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Purbaya Klarifikasi Isu SAL Rp120 Triliun, Tegaskan Dana Rp420 Triliun Masih Utuh

Purbaya Klarifikasi Isu SAL Rp120 Triliun, Tegaskan Dana Rp420 Triliun Masih Utuh Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebut saldo anggaran lebih (SAL) pemerintah tersisa Rp120 triliun. Purbaya menilai informasi tersebut keliru karena tidak memahami mekanisme pengelolaan likuiditas pemerintah.

"Itu kan Tempo keluarin berita tuh, katanya uang saya tinggal Rp120 triliun dari SAL. Dikelarukan tuh disebar ke mana-mana," ujar Purbaya kepada wartawan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah tidak menggunakan dana SAL tersebut, melainkan hanya memindahkan sekitar Rp300 triliun dana kas dari rekening di Bank Indonesia (BI) ke perbankan komersial sebagai bagian dari pengelolaan likuiditas.

Menurutnya, pemindahan dana tersebut bersifat administratif dan tetap tercatat sebagai milik pemerintah, layaknya penempatan deposito.

"Uang saya SAL masih utuh Rp420 triliun. Jadi Tempo salah hitung sama sekali," ungkap dia.

Bendahara Negara itu menekankan hingga saat ini dana SAL belum disentuh sama sekali untuk pembiayaan belanja negara dan posisi anggaran pemerintah masih aman.

"Anggaran saya sampai sekarang masih aman, yang Rp420 triliun belum sama sekali disentuh," jelas dia.

Sebelumnya Purbaya mengungkapkan bahwa pemerintah masih memiliki Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SAL) sebesar Rp 420 triliun. Cadangan dana ini disiapkan sebagai bantalan ekonomi untuk meredam dampak lonjakan harga minyak dunia.

Baca Juga: PHK Massal 3 Bulan Lagi? KSPI Yakin, Kemenaker Tanya Bukti

Saldo uang pemerintah tersebut saat ini disimpan dalam dua mekanisme penempatan yang berbeda. Selain itu, sebesar Rp 120 triliun dari total saldo tersebut masih tersimpan di Bank Indonesia (BI).

“Masih Rp 420 triliun saldo pemerintah,” ujar Purbaya di Kompleks Parlemen, Senin (6/4/2026). Di samping itu, pemerintah menempatkan dana sebesar Rp 300 triliun ke sejumlah bank Himbara serta bank daerah.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: