Pemkot Denpasar Raih Penghargaan Kinerja Tinggi EPPD 2025 dalam Momentum Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30
Kredit Foto: Istimewa
Pemerintah Kota Denpasar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026, Pemkot Denpasar meraih penghargaan atas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan skor 3,6539 dan status Kinerja Tinggi berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam peringatan Hari Otda ke-30 yang mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita” di Plaza Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta Pusat, Senin (27/4). Apel peringatan dipimpin Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mewakili Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, serta dihadiri pejabat kementerian dan lembaga, termasuk para kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Bima Arya Sugiarto didampingi Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Cheka Virgowansyah, dan diterima Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara. Turut mendampingi Ketua TP PKK Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Kabag Tata Pemerintahan Setda Kota Denpasar I Wayan Hendaryana, serta Kabag Prokopim Denpasar Putu Ayu Yuni Sugiantari.
Sebagai ibu kota Provinsi Bali, Denpasar menjadi salah satu kota yang kembali meraih penghargaan tersebut bersama sejumlah pemerintah kota lainnya, seperti Bandung, Blitar, Makassar, Salatiga, Semarang, Surabaya, Tangerang, dan Tangerang Selatan.
Dalam amanatnya, Bima Arya menegaskan bahwa otonomi daerah merupakan proses yang terus berkembang dan tidak bersifat statis. Menurutnya, kewenangan yang dimiliki daerah harus diimbangi dengan integritas dan keadilan agar tidak menimbulkan penyimpangan maupun ketimpangan pembangunan.
“Otonomi daerah bukan sekadar soal kewenangan, melainkan tanggung jawab untuk menghadirkan pelayanan publik yang nyata bagi masyarakat. Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah menjadi kunci dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif,” tegas Bima Arya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia aparatur, penguatan kemandirian fiskal daerah, serta kesiapan menghadapi tantangan global dan nasional. Menurutnya, pemerintah pusat terus mendorong efisiensi anggaran dan transformasi budaya kerja sebagai bagian dari reformasi birokrasi.
Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Kementerian Dalam Negeri kepada Pemkot Denpasar. Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kinerja. Kami juga berharap pendampingan dan motivasi dari Kemendagri dapat terus diberikan agar kualitas pelayanan publik di Kota Denpasar semakin optimal,” ujar Jaya Negara.
Baca Juga: Bali Is More Than a Destination, It Can Be Indonesia’s Financial Bridge to the World
Ia menegaskan, Pemkot Denpasar berkomitmen memperkuat implementasi otonomi daerah melalui inovasi layanan, peningkatan kinerja aparatur, serta sinergi dengan masyarakat guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Jaya Negara juga menyampaikan ucapan selamat Hari Otonomi Daerah ke-30 dan berharap semangat otonomi daerah terus menjadi landasan dalam menghadirkan pemerintahan yang efektif serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: