Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Pada sektor agribisnis, hilirisasi menyasar komoditas sawit di KEK Sei Mangkei untuk produk oleofood dan biodiesel. Sementara di wilayah timur, PTPN membangun fasilitas pengolahan pala menjadi oleoresin berkapasitas 2.560 ton per tahun serta industri kelapa terintegrasi di Maluku Tengah yang mampu mengolah 300.000 butir kelapa per hari.
Secara kumulatif, seluruh rangkaian proyek hilirisasi ini ditargetkan mampu menyerap hingga 600.000 tenaga kerja di seluruh Indonesia. Rosan optimistis langkah ini akan menjadi awal dari lompatan besar kedaulatan industri nasional.
Baca Juga: Hilirisasi Batu Bara: Mengintip Peluang DME Menekan Impor LPG ala Benchmark Dunia
"Kita meyakini bahwa hilirisasi akan menjadi salah satu mesin kemakmuran Indonesia ke depannya," pungkas Rosan.
Daftar 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Danantara:
1. Kilang Gasoline Cilacap, Jawa Tengah: Pertamina
2. Kilang Gasoline Dumai, Riau: Pertamina
3. Tangki Penyimpanan BBM Palaran, Kaltim: Pertamina.
4. Tangki Penyimpanan BBM Biak, Papua: Pertamina.
5. Tangki Penyimpanan BBM Maumere, NTT: Pertamina.
6. Fasilitas DME Tanjung Enim, Sumsel: MIND ID & Pertamina (Kapasitas 1,4 Juta
Ton/Tahun).
7. Manufaktur Stainless Steel Morowali, Sulteng: Krakatau Steel (Kapasitas 1,2
Juta Ton/Tahun).
8. Produksi Slab Baja Karbon Cilegon, Banten: Krakatau Steel (Kapasitas 1,5
Juta Ton/Tahun).
9. Ekosistem Aspal Buton, Sulawesi Tenggara: Jasa Marga & WIKA (Sumber Daya 100
Juta Ton).
10. Brass Mill & Emas Batangan Gresik, Jatim: PINDAD & MIND ID.
11. Oleofood & Biodiesel Sei Mangkei, Sumut: PTPN (Hilirisasi Sawit).
12. Oleoresin Pala Maluku Tengah, Maluku: PTPN (Kapasitas 2.560 Ton/Tahun).
13. Fasilitas Terpadu Kelapa Maluku Tengah, Maluku: PTPN (300.000 Butir
Kelapa/Hari).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: