Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Roblox resmi menyatakan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Tunas dan menjadi platform kedelapan yang menyelesaikan tahap awal implementasi regulasi perlindungan anak di ruang digital.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan komitmen ini menandai selesainya fase pertama kepatuhan delapan platform prioritas yang sebelumnya dinilai paling siap secara teknologi untuk menerapkan aturan tersebut.
"Dalam hal ini artinya keseluruh 8 platform pertama semuanya selesai menyampaikan kepada kepatuhan," ujar Meutya Hafid dalam Konferensi Pers Update Kepatuhan PP TUNAS, di Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Dalam implementasinya, Roblox menghadirkan sejumlah fitur utama, termasuk verifikasi usia wajib bagi seluruh pengguna. Jika pengguna tidak melakukan verifikasi, maka fitur komunikasi seperti chat akan otomatis dinonaktifkan.
"Dari age verification itu diwajibkan melakukan verifikasi usia jika tidak maka chat atau fitur komunikasi langsung dimatikan," ungkap Meutya.
Roblox juga menerapkan pembatasan ketat berdasarkan usia.
Anak di bawah 13 tahun tidak memiliki akses chat sama sekali, sementara pengguna berusia di bawah 16 tahun tidak dapat berkomunikasi dengan orang yang tidak dikenal.
Selain itu, Roblox membatasi konten game sesuai klasifikasi umur serta menghadirkan fitur kontrol orang tua, termasuk pengaturan waktu bermain (screen time) untuk mencegah adiksi.
Baca Juga: Batasi Akses Sesuai Usia, Roblox Hadirkan Kids Account dan Select Account
Dari sisi platform, VP of Public Policy Roblox, Nicky Jackson Colaco, menyebut kebijakan yang diterapkan di Indonesia menjadi salah satu yang paling ketat secara global.
"Ini merupakan beberapa perlindungan paling ketat yang pernah kami terapkan di seluruh dunia, dan Indonesia menjadi negara tempat penerapan tersebut," ujarnya.
Sebagai bagian dari kebijakan tersebut, Roblox memperkenalkan dua kategori akun khusus, yakni Roblox Kids (usia 5–12 tahun) dan Roblox Select (usia 13–15 tahun).
Roblox Kids memiliki perlindungan paling ketat dengan tidak ada fitur chat sama sekali dan hanya dapat mengakses konten game yang telah dikurasi sesuai usia.
Sementara Roblox Select diberlakukan pembatasan interaksi hanya kepada kontak yang disetujui orang tua, seperti keluarga atau teman dekat. Namun tetap dilarang berkomunikasi dengan orang asing.
Roblox juga akan melakukan penyesuaian sistem akun secara otomatis bagi pengguna anak.
“Kami akan mulai prosesnya untuk secara otomatis memindahkan 23 juta akun di bawah 16 tahun di Indonesia ke antara Roblox Kids atau Roblox Select,” jelas Nicky.
Baca Juga: Implementasikan PP TUNAS, Komdigi Tunggu Keseriusan Roblox Dua Hari ke Depan
Meutya kemudian menegaskan bahwa regulasi ini menjadi langkah baru dalam tata kelola digital global.
“Ini menjadi aturan games pertama mungkin di dunia karena negara-negara yang melakukan penundaan akses akun biasanya hanya kepada media sosial, tapi di Indonesia ini pertama untuk dikenakan juga terhadap games dan kita cukup apresiatif kepada Roblox yang mematuhi aturan yang berlaku di Indonesia ini,” tutupnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: