Momentum Hardiknas, Bank Mandiri Pamer Keberhasilan Tabungan SimPel
Kredit Foto: Bank Mandiri
Dalam semangat Hari Pendidikan Nasional, Bank Mandiri menegaskan perannya yang lebih dari sekadar institusi keuangan. Bank Mandiri hadir sebagai enabler pembentukan generasi yang berorientasi masa depan, bukan hanya membuka rekening, tetapi membuka peluang yang berkelanjutan bagi masa depan anak bangsa.
Melalui Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel), Bank Mandiri mendorong akselerasi inklusi keuangan pelajar secara terintegrasi. Rekening pertama menjadi titik awal perubahan membangun kebiasaan, membentuk karakter, hingga menciptakan kesadaran finansial jangka panjang.
Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengatakan, pendekatan ini mencerminkan komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan Sinergi Membangun Negeri. Tidak berdiri sendiri, Tabungan SimPel terhubung dengan program literasi keuangan yang aplikatif, jaringan sekolah mitra di berbagai wilayah Indonesia, serta pendekatan berbasis riset yang memastikan setiap inisiatif berjalan relevan, terukur, dan berkelanjutan.
“Bank Mandiri meyakini, literasi dan inklusi keuangan sejak dini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang adaptif dan berdaya saing, sehingga melalui Tabungan SimPel perseroan tidak hanya memperluas akses layanan keuangan bagi pelajar, tetapi juga menanamkan pola pikir finansial secara berkelanjutan,” ujar Adhika, dalam siaran pers, Minggu (3/5/2026).
Hingga Desember 2025, jumlah rekening Tabungan SimPel Bank Mandiri telah mencapai 928 ribu rekening, tumbuh 19,6 persen secara tahunan (year on year/YoY). Secara rata-rata, pertumbuhan rekening sepanjang 2021–2025 mencapai 117 ribu rata-rata rekening per tahun dengan laju pertumbuhan 19,3 persen.
Baca Juga: Bank Mandiri Rombak Susunan Komisaris dan Direksi, Ini Daftarnya
Tren positif ini berlanjut pada 2026, dengan capaian 966 ribu rekening per bulan Maret atau naik sekitar 12 persen dari tahun sebelumnya. Total saldo mencapai Rp 354 miliar dengan rata-rata saldo Rp 366 ribu per rekening, mencerminkan semakin kuatnya kesadaran menabung di kalangan pelajar.
Bank Mandiri juga menjangkau pelajar dari jenjang TK hingga SMA menjadi nasabah tabungan SimPel. Mayoritas nasabah berasal dari jenjang SMA dengan proporsi 64 persen, menunjukkan bahwa fase ini menjadi momentum penting dalam pembentukan orientasi keuangan. Secara wilayah, Jawa Timur menjadi kontributor terbesar, menandakan luasnya jangkauan dan dampak program ini di berbagai daerah.
Sejalan dengan itu, Adhika menegaskan, akses dan literasi harus berjalan beriringan. “Bank Mandiri percaya bahwa literasi keuangan harus hadir bersama akses nyata. Melalui Mandiri Tabungan SimPel, kami tidak hanya membuka rekening, kami membangun orientasi masa depan generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Sebagai mitra strategis pemerintah, Bank Mandiri memastikan bahwa setiap akses keuangan diiringi dengan peningkatan literasi. Sepanjang 2025, Bank Mandiri menyelenggarakan program literasi keuangan di Universitas Musamus, Merauke dan Universitas Negeri Gorontalo, menjangkau lebih dari 1.000 mahasiswa.
Pada 2026, program “Mandirian Mengajar” semakin memperluas jangkauan, menyentuh hampir 10 ribu peserta lintas jenjang pendidikan dengan peningkatan pemahaman mencapai 47 persen, menegaskan efektivitas pendekatan edukasi yang konsisten dan berbasis pengukuran.
Baca Juga: Livin’ by Mandiri Ekspansi ke Tiongkok, Transaksi QR Antar Negara Tembus Rp54 Miliar
Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, Bank Mandiri kembali menargetkan penyaluran lebih dari 2.800 paket tas sekolah di 12 region, memperluas dampak dukungan terhadap kesiapan belajar siswa di berbagai daerah.
"Bagi Bank Mandiri, setiap rekening pertama adalah awal dari perjalanan besar menuju masa depan yang lebih terarah, lebih mandiri, dan lebih berkelanjutan," pungkas Adhika.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: