Jadi Harga Mobil Tertinggi, Supercar Listrik BYD Terjual Rp44 Miliar di Beijing Auto Show 2026
Kredit Foto: Istimewa
Ajang pameran otomotif bergengsi Beijing Auto Show 2026 kembali membuktikan posisinya sebagai episentrum industri otomotif masa depan.
Sepanjang pameran, lantai eksibisi dibanjiri oleh deretan inovasi mutakhir, mulai dari model mobil listrik murni (EV), kendaraan hybrid, hingga mobil berkinerja tinggi dari berbagai belahan dunia.
Baca Juga: Pecahkan Rekor Dunia! Beijing Auto Show 2026 Sedot 1,28 Juta Pengunjung dan Pamerkan 1.451 Kendaraan
Di tengah hiruk-pikuk peluncuran teknologi terbaru, sorotan paling tajam mengarah pada pabrikan otomotif raksasa asal Tiongkok, BYD. Pabrikan besutan triliuner Wang Chuanfu itu sukses mencuri perhatian publik dunia lewat sebuah rekor penjualan yang fantastis.
Pihak BYD mengonfirmasi bahwa supercar listrik andalan mereka, Yangwang U9 Xtreme, telah ludes terjual dengan harga menembus 20 juta yuan atau sekitar 2,76 juta dolar AS (setara Rp44 miliar).
Angka ini secara resmi mencetak rekor baru sebagai harga tertinggi untuk sebuah mobil penumpang produksi massal di bawah bendera merek BYD hingga saat ini.
Penjualan sensasional dari BYD ini sejalan dengan kemegahan pameran yang menjadi magnet bagi para pelaku industri. Kesuksesan perhelatan ini semakin mengukuhkan Beijing Auto Show sebagai kiblat sekaligus pameran industri kendaraan listrik terbesar di dunia.
Para produsen, baik merek-merek legendaris yang sudah mapan maupun barisan pendatang baru (startup), berlomba-lomba menjadikan ajang ini sebagai landasan utama peluncuran.
BYD terbukti masih belum tergoyahkan dan tetap kokoh mempertahankan takhtanya sebagai raja penjualan EV. Tren positif ini juga diikuti oleh sejumlah kompetitor lokal seperti Geely Auto, Chery NEV, Changan, dan Leapmotor yang kompak mencatatkan pertumbuhan penjualan secara tahunan (Year-on-Year/YoY).
Kendati demikian, iklim pasar yang positif ini tidak dirasakan merata oleh semua pabrikan. Xpeng dilaporkan harus menghadapi tantangan berat dengan mencatatkan penurunan penjualan secara YoY.
Di sisi lain, merek populer lainnya seperti Li Auto dan Nio melaporkan performa penjualan yang cenderung stabil dengan pertumbuhan pada level moderat di tengah gempuran kompetisi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: