- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Net Sell Rp518,39 Miliar, Ini Saham yang Dilepas Asing Saat IHSG Menguat
Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Investor asing melakukan aksi jual meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Selasa, 5 Mei 2026. Mengacu data RTI, IHSG naik 85,15 poin atau 1,22% ke level 7.057,10.
Pergerakan saham didominasi tren positif. Sebanyak 342 saham terapresiasi, 314 saham terkoreksi dan 163 saham lainnya stagnan.
Hingga akhir sesi, IHSG mencatatkan volume perdagangan 43,7 miliar lembar saham dengan frekuensi 2,4 juta kali. Adapun nilai transaksi yang dibukukan Rp16,9 triliun dengan kapitalisasi pasar Rp12.654 triliun.
Di tengah penguatan indeks, investor asing mencatat net sell Rp518,39 miliar di seluruh pasar. Rinciannya, sebesar Rp317,94 miliar di pasar reguler sementara Rp200,44 miliar di pasar negosiasi dan tunai.
Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp342,2 miliar. Kemarin, sahamnya ditutup menanjak 1,58% ke Rp4.490. Posisi berikutnya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp144,82 miliar dengan saham ditutup naik 0,85% ke Rp5.950.
Baca Juga: IHSG Tembus 7.000, Airlangga Bongkar Jurus Jaga Integritas Pasar Modal
Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 1,22% ke 7.057, Saham Prajogo Melaju Kencang
Saham yang Dilepas Asing
Merujuk data Stockbit, berikut saham yang dilepas asing pada Selasa (5/5)!
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp342,2 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp144,82 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp116,67 miliar
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp66,12 miliar
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp45,26 miliar
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp41,06 miliar
- PT Timah Tbk (TINS) Rp39,42 miliar
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp34,67 miliar
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp29,96 miliar
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp25,64 miliar
Sementara itu, saham yang paling banyak diborong asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp244,52 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp138,09 miliar dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp50,75 miliar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: