Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bahlil Sebut CNG 3 Kg Bakal Disubsidi, Harga Minimal Setara Elpiji

Bahlil Sebut CNG 3 Kg Bakal Disubsidi, Harga Minimal Setara Elpiji Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyebut Compressed Natural Gas (CNG) 3 Kg bakal disematkan subsidi di dalamnya. Kebijakan tersebut diharapkan menjadi stimulus bagi masyarakat agar memperoleh harga yang lebih terjangkau.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menghadirkan substitusi LPG, mengingat mayoritas pasokan LPG nasional saat ini masih bergantung pada impor.

''Arahan Bapak Presiden, baik itu CNG maupun LPG akan selalu mengedepankan untuk membantu rakyat yang memang harus kita bantu. Dengan demikian, subsidi saya pastikan masih menjadi hal yang harus dilakukan untuk rakyat," ujar Bahlil usai melantik 19 Pejabat Tinggi Pratama di Kementerian ESDM, Rabu (6/5/2026).

Dengan adanya dukungan subsidi tersebut, Bahlil menyebut besar kemungkinan harga jual CNG 3 kg akan kompetitif dan setara dengan harga LPG 3 kg di pasaran. Sebagai informasi, saat ini harga LPG 3 kg di tingkat pengecer atau tengkulak berkisar antara Rp22.000 hingga Rp25.000 per tabung.

''Doakan seperti itu ya. Minimal sama (dengan harga Elpiji 3 kg). Minimal sama," tegas Bahlil.

Bahlil menjelaskan bahwa meski CNG telah lama digunakan di sektor transportasi dan industri, kehadiran CNG dalam kemasan tabung 3 kg merupakan sebuah inovasi baru. Saat ini, proses pengembangan produk tersebut tengah dimatangkan dan ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan.

Terkait kapasitas produksi, Bahlil menyatakan optimisme tinggi karena bahan baku utama CNG, yakni gas bumi (fraksi C1 dan C2), sangat melimpah di Indonesia. Ia yakin jika program ini berhasil dimasifkan, ketergantungan Indonesia  terhadap impor LPG dapat ditekan secara signifikan.

Baca Juga: Anak Usaha PGN Siap Pasok CNG 3 Kg

Baca Juga: Kurangi Ketergantungan LPG, Tabung CNG 3 Kg Akan Segera Dirilis

''Kalau tabungnya sudah prudent dan sudah diuji oleh Lemigas, dari sisi aspek keselamatannya, itu mau berapa pun di Indonesia ada. Karena gas kita ini kan oversupply," ungkapnya.

Sebelum diedarkan secara luas, pemerintah menjamin aspek keamanan menjadi prioritas utama. Seluruh tabung CNG 3 kg nantinya wajib melewati serangkaian uji teknis dan kelayakan oleh Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) RI guna memastikan keselamatan konsumen di tingkat rumah tangga.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra