Revitalisasi Wedang Uwuh Wukirsari Lewat Inovasi dan Pelatihan untuk Masa Depan UMKM
Kredit Foto: Istimewa
Universitas Negeri Jakarta telah melaksanakan program pengabdian masyarakat bertajuk “Transformasi SDM UMKM Wedang Uwuh melalui Pengembangan Keterampilan Produksi, Inovasi, dan Keberlanjutan Usaha” telah dilaksanakan pada 31 Januari 2026 di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul.
Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari pemuda desa, anggota keluarga pelaku usaha, serta pegawai UMKM Wedang Uwuh yang telah berpengalaman (senior). Keterlibatan lintas generasi ini menjadi kekuatan utama dalam menjaga keberlanjutan pengetahuan tradisional sekaligus mendorong adaptasi terhadap kebutuhan pasar modern.
Baca Juga: Perempuan Jadi Tulang Punggung Pariwisata, Sumbang 54% Tenaga Kerja dan UMKM Rp2.343 Triliun
Adapun Prof. Madya Dr. Betania Kartika menyampaikan bahwa keberlanjutan UMKM tradisional tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia dalam beradaptasi terhadap perkembangan zaman.
“UMKM berbasis kearifan lokal seperti Wedang Uwuh memiliki potensi besar untuk berkembang apabila mampu menjaga kualitas produk sekaligus membuka diri terhadap inovasi dan pemanfaatan teknologi sederhana. Regenerasi SDM menjadi kunci agar warisan budaya ini tetap hidup dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan yang dihadapi mitra, seperti krisis regenerasi tenaga kerja akibat dominasi perajin senior, belum adanya standarisasi proses produksi yang berdampak pada kualitas produk yang tidak konsisten, serta keterbatasan inovasi produk yang menghambat daya saing di pasar. Kondisi tersebut menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan UMKM Wedang Uwuh di tengah meningkatnya peluang pasar.
Sebagai solusi, tim pengabdian melaksanakan rangkaian kegiatan yang terintegrasi, dimulai dari pelatihan regenerasi SDM melalui praktik langsung peracikan Wedang Uwuh dengan melibatkan perajin senior sebagai mentor, penyusunan dan implementasi SOP produksi untuk menjamin konsistensi kualitas, hingga pelatihan inovasi produk yang mendorong pengembangan kemasan dan variasi produk yang lebih modern dan menarik. Selain itu, penggunaan teknologi sederhana seperti timbangan digital dan smartphone dimanfaatkan untuk mendukung proses produksi yang lebih terstandar serta pemasaran digital yang lebih efektif.
Kegiatan ini memberikan dampak yang signifikan, di antaranya meningkatnya keterampilan peserta, tersusunnya SOP produksi sebagai pedoman baku, meningkatnya kualitas dan konsistensi produk, serta terjadinya transfer pengetahuan antar generasi secara lebih sistematis. Selain itu, kemampuan inovasi dan pemasaran digital juga meningkat, sehingga memperkuat daya saing UMKM Wedang Uwuh di pasar yang lebih luas.
Program ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pelatihan berbasis keterampilan, mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan UMKM, memastikan pola produksi yang bertanggung jawab melalui standarisasi proses, serta memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak jangka pendek, tetapi juga mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.
Untuk memastikan keberlanjutan program, tim pengabdian menyediakan dokumentasi pelatihan berupa SOP dan video, membentuk grup komunikasi digital untuk konsultasi berkelanjutan, serta menunjuk koordinator lokal sebagai trainer bagi SDM baru. Dengan langkah ini, proses regenerasi, standarisasi, dan inovasi diharapkan terus berjalan secara mandiri di lingkungan UMKM.
Baca Juga: Pelita Air Hadirkan Sales on Board 'PAS Sky Shop', Tawarkan Produk UMKM Unggulan hingga Merchandise
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh LPDP Equity dan dilaksanakan oleh Universitas Negeri Jakarta sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemberdayaan UMKM berbasis kearifan lokal serta penguatan kapasitas SDM guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar