Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kecelakaan Maut ALS Tewaskan 16 Orang, Ini Sosok Pemilik dan Sejarah Perusahaannya

Kecelakaan Maut ALS Tewaskan 16 Orang, Ini Sosok Pemilik dan Sejarah Perusahaannya Kredit Foto: Intagram @pt.antarlintassumatera
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perusahaan otobus Antar Lintas Sumatera (ALS) menjadi sorotan publik setelah bus AKAP miliknya mengalami kecelakaan maut dengan truk tangki bahan bakar minyak (BBM) di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026). Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 16 orang.

Bus ALS bernomor polisi BK-7778-DL diketahui merupakan bagian dari perusahaan transportasi legendaris asal Medan, Sumatera Utara, yang telah beroperasi sejak 1966 dan kini dikelola generasi kedua keluarga pendiri, Chandra Lubis.

Berdasarkan informasi di laman resmi perusahaan, ALS didirikan oleh Haji Sati Lubis pada 29 September 1966 dengan trayek awal Medan-Kotanopan dan Medan-Bukittinggi menggunakan armada Chevrolet C50.

Baca Juga: Kemenhub Sidak Pool Green SM usai Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Baca Juga: Tak Hanya di Bekasi Timur, Ini Rentetan Kasus Kecelakaan yang Melibatkan Taxi Besutan VinFast

Perusahaan kemudian memperluas jaringan ke berbagai kota di Sumatera pada 1972, mulai dari Banda Aceh, Padang, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Palembang hingga Bandar Lampung. Memasuki era 1980-an, ALS mulai membuka trayek langsung ke Pulau Jawa setelah akses kapal ferry roll-on roll-off (roro) berkembang.

ALS kini melayani rute hingga Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, hingga Bali. Model bisnis ALS juga disebut unik karena sebagian armadanya dimiliki sejumlah pihak yang masih memiliki hubungan keluarga dengan pendiri perusahaan.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait: