Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Penutupan Bulan Literasi Kripto 2026: Dorong Pemahaman, Perkuat Kepercayaan Masyarakat

Penutupan Bulan Literasi Kripto 2026: Dorong Pemahaman, Perkuat Kepercayaan Masyarakat Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026 resmi ditutup hari ini melalui sebuah acara yang mempertemukan regulator, pelaku industri, asosiasi, serta aparat penegak hukum. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian program edukasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap aset kripto—tidak hanya dari sisi peluang, tetapi juga risiko dan cara bertransaksi yang aman.

Selama satu bulan penuh, BLK 2026 menghadirkan lebih dari 25 rangkaian kegiatan yang melibatkan 4.300+ peserta baik secara luring maupun daring di berbagai wilayah Indonesia. Program ini mencakup seminar edukasi publik, workshop teknis blockchain, diskusi regulasi, hingga pelatihan khusus bagi aparat penegak hukum. Kegiatan juga diperluas melalui roadshow di 9 kota serta kolaborasi dengan 15+ komunitas lokal, menunjukkan tingginya antusiasme dan keterlibatan lintas sektor. Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif oleh Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), para anggota ABI, serta berbagai lembaga dan pemangku kepentingan terkait.

Dari sisi dampak, BLK 2026 mencatat sejumlah capaian positif. Berdasarkan survei terhadap peserta, 87% responden telah memiliki tingkat literasi kripto yang tinggi (advanced), 90% memahami dinamika pergerakan harga, dan 89,5% menyadari pentingnya bertransaksi melalui platform yang terdaftar dan berizin resmi sesuai ketentuan regulator. Selain itu, 85,3% peserta menunjukkan kebiasaan melakukan riset mandiri (Do Your Own Research/DYOR) sebelum mengambil keputusan finansial—sebuah indikator meningkatnya kedewasaan dalam berpartisipasi di ekosistem aset digital.

Baca Juga: Tingkatkan Keamanan Ekosistem Kripto, ABI Perkuat Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum

Dalam acara penutupan, literasi ditegaskan sebagai fondasi utama dalam membangun ekosistem kripto yang sehat. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan masyarakat memahami penggunaan aset kripto dengan baik, sehingga dapat berpartisipasi secara lebih percaya diri dan bertanggung jawab.

Selain itu, kolaborasi dengan aparat penegak hukum juga menjadi salah satu fokus utama tahun ini. Melalui program sharing session khusus, diharapkan pemahaman terhadap aspek hukum dan mekanisme penanganan kasus terkait kripto dapat semakin kuat, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap industri ini.

Sebagai penutup, BLK 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Dengan literasi yang semakin baik, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan aset kripto secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah

Tag Terkait: