Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Judi Online Diprediksi Naik saat Piala Dunia, Polri Peringatkan Masyarakat

Judi Online Diprediksi Naik saat Piala Dunia, Polri Peringatkan Masyarakat Kredit Foto: Istock
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai lonjakan aktivitas judi online menjelang penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung pada Juni hingga Juli mendatang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan ajang olahraga internasional seperti Piala Dunia kerap dimanfaatkan jaringan judi daring untuk meningkatkan aktivitas taruhan ilegal di Indonesia.

“Judi bola harus kita antisipasi bersama. Jangan sampai momentum ini justru dimanfaatkan untuk aktivitas melanggar hukum yang dapat menimbulkan kerugian,” ujar Trunoyudo, dikutip Sabtu (9/5/2026). 

Polri menilai praktik judi online selama turnamen olahraga internasional berpotensi meningkat seiring tingginya antusiasme masyarakat terhadap pertandingan sepak bola dunia.

Selain merugikan masyarakat secara finansial, aktivitas judi daring juga dinilai berpotensi memicu tindak pidana lain seperti penipuan digital, pencurian data pribadi, hingga transaksi ilegal lintas platform digital.

Karena itu, Polri meminta masyarakat tidak mudah tergiur promosi taruhan online yang banyak beredar melalui media sosial, aplikasi percakapan, maupun situs ilegal menjelang turnamen berlangsung.

Trunoyudo mengatakan masyarakat dapat melaporkan indikasi aktivitas ilegal tersebut melalui layanan pengaduan kepolisian.

Baca Juga: Perang Lawan Kejahatan Digital, Menkomdigi dan Polri Perkuat Sinergi Berantas Judi Online hingga Scam

Baca Juga: Komdigi–Polri Kerja Sama Berantas Kejahatan Digital, dari Judi Online Hingga Sextortion

Baca Juga: Kemkomdigi Gandeng Startup AI, Serius Berantas Judi Online

“Masyarakat dapat memanfaatkan layanan hotline 110 untuk melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan,” katanya.

Selain judi online, Polri juga mengantisipasi potensi penipuan berkedok tiket nonton bareng (nobar) dan aktivitas ilegal lain yang memanfaatkan euforia Piala Dunia 2026.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri