Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Solar Shell Kembali, Harganya Melonjak Dua Kali Lipat Tembus Rp30 Ribu per Liter

Solar Shell Kembali, Harganya Melonjak Dua Kali Lipat Tembus Rp30 Ribu per Liter Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bahan bakar diesel dari Shell Indonesia akhirnya kembali tersedia setelah sempat langka sejak awal 2026. Namun kembalinya produk ini langsung disertai lonjakan harga yang signifikan.

Manajemen Shell menyampaikan kabar tersebut melalui media sosial resmi mereka.

“Terima kasih sudah setia menanti. Shell V-Power Diesel mulai tersedia kembali secara bertahap di SPBU Shell,” tulis Shell.

Harga Shell V-Power Diesel kini berada di angka Rp30.890 per liter. Angka tersebut melonjak tajam dibandingkan harga sebelumnya yang hanya sekitar Rp14.620 per liter pada Maret 2026.

Lonjakan ini langsung memicu perhatian publik. Kenaikan hampir dua kali lipat dalam waktu singkat dinilai cukup mengejutkan.

Distribusi solar Shell dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah. Beberapa daerah yang mulai tersedia antara lain Jakarta, Tangerang, Bogor, Depok, Bekasi, dan Bandung.

Meski solar sudah kembali, produk BBM Shell lainnya masih belum tersedia. Hal ini menandakan pasokan bahan bakar belum sepenuhnya normal.

Kenaikan harga tersebut tidak terjadi tanpa sebab. Faktor global disebut menjadi pemicu utama melonjaknya harga energi.

Konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran ikut mendorong harga minyak dunia. Dampaknya kemudian merembet ke harga BBM di berbagai negara.

Kenaikan harga juga terjadi pada produk milik Pertamina. Perusahaan pelat merah itu turut melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi.

Di wilayah Jabodetabek, harga Pertamax Turbo mengalami kenaikan. Harga BBM tersebut kini menjadi Rp19.900 per liter dari sebelumnya Rp19.400.

BBM jenis solar dari Pertamina juga mengalami kenaikan harga. Dexlite naik menjadi Rp26.000 per liter, sementara Pertamina Dex mencapai Rp27.900 per liter.

Baca Juga: Tak Lagi Impor, ESDM Pastikan Shell hingga Vivo Sudah Serap Solar Pertamina

Meski demikian, tidak semua jenis BBM mengalami perubahan. Pertamax tetap bertahan di harga Rp12.300 per liter.

Pertamax Green juga masih berada di level Rp12.900 per liter. Harga tersebut tidak berubah sejak sebelum konflik global memanas.

Untuk BBM subsidi, pemerintah juga belum melakukan penyesuaian harga. Kondisi ini menunjukkan tekanan global lebih terasa pada BBM nonsubsidi dibandingkan subsidi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat