Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Selain pembenahan data, DEN mendorong kebijakan pembatasan jenis kendaraan untuk BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar. Satya menyebut, jika aturan pembatasan berdasarkan kapasitas mesin (CC) dan jenis kendaraan dapat direalisasikan, terdapat potensi penghematan volume subsidi yang signifikan.
"Kalau berdasarkan CC dan jenis kendaraan itu potensi hematnya hitungan kami itu 10-15% daripada volume. Kalau LPG 3 kilogram itu transformasi ke subsidi yang berbasis orang ya dengan data tadi P3KE dan DTKS," tegas Satya.
Langkah reformasi subsidi ini merupakan bagian dari trilogi strategi pengendalian energi yang sedang digarap pemerintah, mencakup sisi permintaan (demand side), pasokan (supply side), dan ketepatan sasaran. Upaya ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara ketahanan energi nasional dan stabilitas fiskal di tengah dinamika ekonomi global yang volatil.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: