Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Gara-Gara Ulah Oknum, Persib Bandung Kena Sanksi Berat AFC: Rugi Miliaran dan Main Tanpa Penonton

Gara-Gara Ulah Oknum, Persib Bandung Kena Sanksi Berat AFC: Rugi Miliaran dan Main Tanpa Penonton Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Jakarta -

Persib Bandung akhirnya angkat suara usai dijatuhi sanksi berat oleh AFC buntut insiden panas pascalaga kontra Ratchaburi di ajang AFC Champions League Two (ACL 2), Februari lalu.

Klub kebanggaan Bandung itu memilih tetap menghormati keputusan tersebut, meski tak menutupi rasa kecewa yang mendalam.

Dalam pernyataan resminya, Persib menegaskan komitmennya sebagai klub profesional yang menjunjung tinggi aturan sepak bola internasional. Namun di balik itu, mereka juga mengakui sanksi ini menjadi pukulan serius bukan cuma secara teknis, tapi juga finansial dan reputasi.

Masalahnya bukan sekadar hukuman. Dampaknya jauh lebih luas.

AFC menjatuhkan denda sebesar 200 ribu dolar AS atau sekitar Rp3,5 miliar, ditambah hukuman dua laga kandang tanpa penonton. Artinya, Persib bukan hanya kehilangan uang, tapi juga kehilangan atmosfer kandang yang selama ini jadi kekuatan utama mereka.

Dan yang bikin situasi makin pahit, semua ini disebut terjadi akibat ulah segelintir oknum.

Persib secara tegas menyayangkan tindakan yang sebenarnya bisa dihindari. Mereka menilai kerja keras membangun citra positif klub selama bertahun-tahun justru rusak dalam satu momen yang tak perlu terjadi.

Kerugian ini pun tidak hanya dirasakan manajemen dan pemain, tapi juga bobotoh yang selama ini setia mendukung.

“Perubahan positif yang dibangun bersama selama bertahun-tahun justru harus dirugikan akibat tindakan segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab,” tulis Persib.

Baca Juga: Persib Makin Dekat Hattrick Juara, Walkot Bandung: Masih Ada Dua Tanjakan, Optimis!

Tak berhenti di situ, ancaman lebih besar juga sudah menanti. AFC memberikan masa percobaan selama dua tahun. Jika pelanggaran serupa terulang, hukuman yang lebih berat siap dijatuhkan.

Artinya, ini bukan sekadar sanksi tapi ini peringatan keras.

Kasus ini sekaligus jadi tamparan bahwa di level internasional, satu kesalahan kecil bisa berujung konsekuensi besar. Dan kali ini, Persib harus membayar mahal untuk itu.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama