Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Trump Klaim AS Bisa Luluhlantakkan Infrastruktur Iran dalam Hitungan Hari

Trump Klaim AS Bisa Luluhlantakkan Infrastruktur Iran dalam Hitungan Hari Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Donald Trump melontarkan pernyataan keras yang kembali memanaskan tensi geopolitik dengan Iran. Ia mengklaim Amerika Serikat mampu melumpuhkan infrastruktur penting Iran hanya dalam hitungan hari jika konflik kembali meledak.

Dalam wawancara dengan Fox News, Trump menyebut AS sebenarnya masih menahan diri meski memiliki kekuatan militer yang sangat besar. Ia menegaskan sejumlah fasilitas vital Iran sengaja tidak dihancurkan sepenuhnya selama konflik sebelumnya.

“Saya tidak meremehkan apa pun. Kami menghantam mereka dengan sangat keras,” kata Trump.

Ia bahkan mengklaim AS bisa melakukan serangan yang jauh lebih menghancurkan jika memilih jalur eskalasi penuh. Menurutnya, infrastruktur seperti listrik dan jembatan bisa dilumpuhkan dalam waktu sangat singkat.

“AS membiarkan jembatan mereka, kami membiarkan kapasitas listrik mereka. Kami bisa melumpuhkan semua itu dalam dua hari. Semuanya,” ujarnya.

Pernyataan itu memperkuat narasi bahwa Washington memiliki kontrol penuh terhadap eskalasi konflik yang terjadi. Namun di sisi lain, Trump menegaskan bahwa langkah tersebut sengaja ditahan agar tidak berkembang menjadi perang total.

Ia juga menyinggung proses diplomasi dengan Iran yang menurutnya berjalan tidak stabil dan sulit diprediksi. Trump mengklaim Teheran beberapa kali berubah sikap setelah kesepakatan hampir tercapai.

“Mereka tadinya akan memberi kami semuanya, semua yang kami inginkan, dan setiap kali mereka membuat kesepakatan, keesokan harinya seolah-olah kami tidak pernah melakukan percakapan itu. Itu terjadi sekitar lima kali. Ada yang salah dengan mereka, sebenarnya mereka gila,” ucap Trump.

Meski melontarkan ancaman keras, Trump tetap menegaskan dirinya lebih memilih penyelesaian tanpa kekerasan. Ia menyebut perang bukan opsi utama dalam menghadapi Iran.

Baca Juga: Viral Sapi Albino di Bangladesh, Dinamai ‘Donald Trump’

“Ini bisa berakhir dengan kekerasan atau tanpa kekerasan, dan saya jauh lebih memilih tanpa kekerasan,” katanya.

Dalam pernyataan lanjutan, Trump juga menepis bahwa kebijakan terhadap Iran akan dipengaruhi agenda politik domestik Amerika Serikat. Ia kembali menegaskan bahwa program nuklir Iran menjadi isu utama yang tidak bisa ditoleransi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama

Tag Terkait: