Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

MPR Ambil Keputusan Final, Lomba Cerdas Cermat Kalbar Dipastikan Tak Diulang

MPR Ambil Keputusan Final, Lomba Cerdas Cermat Kalbar Dipastikan Tak Diulang Kredit Foto: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Warta Ekonomi, Jakarta -

Polemik final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat akhirnya menemui titik terang. Setelah ramai menjadi sorotan publik dan memicu perdebatan di media sosial, MPR RI memastikan final lomba tersebut tidak akan diulang.

Keputusan itu diambil usai dua sekolah finalis, yakni SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas, menyatakan menerima hasil perlombaan dan menolak digelarnya final ulang.

Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto, mengatakan pihaknya telah menerima surat resmi dari kedua sekolah terkait sikap mereka dalam polemik tersebut.

"Hari ini kita rapat tadi dengan pimpinan MPR lengkap, memutuskan bahwa kita mengikuti apa yang sudah disampaikan oleh kedua sekolah ini," kata Abraham dalam konferensi pers di gedung MPR, Senin (18/5/2026).

Baca Juga: Josepha Diintimidasi Buntut Polemik LCC MPR? Pihak Sekolah Ungkap Faktanya

Abraham mengungkap, pihak SMAN 1 Pontianak lebih dulu datang ke MPR pada Kamis (14/5) untuk menyampaikan sikap resmi mereka yang menolak pelaksanaan ulang final lomba.

"Tanggal 14 hari Kamis, kita didatangi kepala sekolah dan wakil kepala sekolah dari SMAN 1 Pontianak dan menyampaikan pernyataan yang sudah dibacakan Ibu Sekjen. Sehingga Badan Sosialisasi kami menerima itu dengan baik," terang Abraham.

Sehari setelahnya, giliran SMAN 1 Sambas yang menyampaikan sikap serupa kepada MPR.

"Tanggal 15 kemarin, hal yang sama, pernyataan yang sama, itu datang dari sekolah SMAN 1 Sambas. Mereka sama-sama mendukung untuk tidak perlu ada lomba ulang," lanjutnya.

MPR pun menilai sikap kedua sekolah tersebut justru mencerminkan nilai-nilai Empat Pilar yang selama ini menjadi materi utama dalam lomba.

"Kita menilai bahwa yang disampaikan dalam pernyataan kedua sekolah ini betul-betul sudah melakukan atau mengimplementasikan pelajaran Empat Pilar itu sendiri," ujarnya.

Abraham menyebut keputusan kedua sekolah menunjukkan sikap toleransi, persatuan, hingga semangat demokrasi yang patut diapresiasi.

Baca Juga: Wacana Tanding Ulang Final LCC Ditolak, Pimpinan MPR Buka Suara

"Jadi, di situ ada toleransinya, ada persatuan yang mereka junjung tinggi, bahwa Kalimantan Barat, Sambas yang akan maju di final nanti. Terus, ada keadilan dan demokrasi," tambah Abraham.

Sebelumnya, final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalbar menjadi sorotan setelah muncul protes terkait jawaban peserta yang dianggap benar namun dinyatakan salah oleh juri. Polemik itu viral di media sosial dan memicu gelombang dukungan publik terhadap salah satu peserta dari SMAN 1 Pontianak.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri