Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bidik Industri Keuangan dan Asuransi, ProSnap Luncurkan Platform Otomasi Dokumen Berbasis AI

Bidik Industri Keuangan dan Asuransi, ProSnap Luncurkan Platform Otomasi Dokumen Berbasis AI Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Warta Ekonomi, Jakarta -

ProSnap resmi meluncurkan platform otomasi dokumen berbasis kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) untuk membantu perusahaan mempercepat proses administrasi dan pengolahan dokumen bisnis.

Kehadiran ProSnap menambah deretan solusi AI yang mulai banyak diadopsi perusahaan guna meningkatkan efisiensi operasional, khususnya pada proses administrasi yang masih dilakukan secara manual dan berulang.

CEO ProSnap, Leonard, mengatakan banyak perusahaan masih menghabiskan waktu dan sumber daya besar untuk memproses dokumen secara konvensional. Menurut dia, otomatisasi berbasis AI dapat membantu bisnis mempercepat proses kerja sekaligus mengurangi potensi kesalahan manusia.

“Banyak perusahaan masih menghabiskan waktu dan resource besar untuk memproses dokumen secara manual. ProSnap hadir untuk membantu bisnis bekerja lebih cepat, lebih efisien, dan lebih scalable melalui AI-powered document automation,” ujar Leonard dalam acara peluncuran di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Platform tersebut dirancang untuk menangani berbagai proses dokumen, mulai dari pemrosesan invoice, rekonsiliasi pembayaran, otomatisasi klaim asuransi, pemrosesan pinjaman, verifikasi pelanggan (know your customer/KYC), hingga manajemen dokumen legal.

Berbeda dari sistem pengolahan dokumen konvensional yang umumnya bergantung pada template tetap, ProSnap mengklaim teknologinya mampu membaca dan mengekstrak data dari berbagai format dokumen secara lebih fleksibel.

Baca Juga: Serangan Siber Berbasis AI Meningkat, Sektor Keuangan Jadi Sasaran Utama

Baca Juga: Industri 5G dan AI Dorong Ekonomi Digital Indonesia hingga US$41 Miliar

Koordinator Bidang Tata Kelola Teknologi Informasi dan Pengembangan Sistem Informasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Jafar Numeiri, membagikan pengalaman lembaganya selama menggunakan ProSnap. Menurut dia, teknologi tersebut memberikan efisiensi waktu yang signifikan.

“Yang kami rasakan adalah terkait kecepatan, masalah akurasi, masalah deteksi fraud, dan masalah stabilitas. Dari segi kecepatan benar-benar lebih cepat,” ujarnya.

Terkait aspek kecepatan, Jafar menjelaskan BPKP harus membaca regulasi harga sekaligus data harga di platform e-commerce yang berubah sangat cepat.

Ia juga menyoroti tingkat akurasi sistem. Meski masih terdapat tingkat kesalahan sekitar 3% hingga 5%, menurut dia tingkat akurasi teknologi tersebut tetap jauh lebih tinggi dibanding proses manual.

Adopsi AI untuk pengolahan dokumen dinilai semakin relevan di tengah meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap efisiensi proses bisnis dan percepatan transformasi digital. Teknologi tersebut juga mulai banyak dimanfaatkan untuk mempercepat alur persetujuan, validasi data, dan pengelolaan dokumen terpusat.

“AI automation bukan lagi sekadar inovasi tambahan, tetapi sudah menjadi kebutuhan bisnis modern. ProSnap hadir untuk membantu perusahaan beradaptasi lebih cepat di era operasional berbasis AI,” kata Leonard.

Sebagai platform berbasis cloud (software as a service/SaaS) yang mengelola data sensitif perusahaan, ProSnap menempatkan faktor keamanan sebagai prioritas utama. Leonard memastikan solusi mereka telah memenuhi standar internasional ISO 27001 dan mematuhi regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait penempatan data center di Indonesia melalui infrastruktur Alibaba Cloud.

Saat ini, teknologi 100% karya anak bangsa tersebut telah digunakan berbagai institusi besar, mulai dari BPKP hingga perusahaan swasta seperti Jasa RaharjaToyota Astra FinanceTugu InsuranceFaber-Castell, dan Bogasari Group.

Melalui peluncuran ini, ProSnap menargetkan perluasan penggunaan otomasi dokumen berbasis AI di berbagai sektor industri, mulai dari keuangan, asuransi, hingga layanan bisnis lainnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri