Usaha Netanyahu Hancur, Israel Terbelah Gegara Viralnya Kekerasan ke Relawan Global Sumud Flotilla
Kredit Foto: Istimewa
Aksi Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir yang memamerkan video kekerasan terhadap relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla memicu perpecahan di internal pemerintahan Israel.
Ben Gvir mengunggah rekaman saat aparat Israel memperlakukan para relawan secara kasar setelah armada mereka dicegat di perairan internasional.
Baca Juga: Viral Israel 'Tak Memanusiakan' Relawan Global Sumud Flotilla, 9 WNI Ikut Jadi Korban!
Dalam video tersebut, sejumlah aktivis dipaksa berlutut dan diborgol, sementara beberapa relawan perempuan terlihat mengalami tindakan kekerasan fisik.
“Selamat datang di Israel,” tulis Ben Gvir sambil tertawa dalam unggahan tersebut.
Tindakan itu langsung menuai kritik keras dari Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar yang menilai aksi Ben Gvir justru mempermalukan negaranya sendiri.
“Anda telah menghancurkan upaya luar biasa, profesional, dan sukses yang sudah dilakukan begitu banyak orang, dari tentara IDF hingga staf Kementerian Luar Negeri dan banyak pihak lainnya,” kecam Sa'ar.
Menurut Sa'ar, unggahan tersebut merusak citra diplomasi Israel di tengah sorotan internasional terhadap operasi militer dan blokade Gaza.
Armada Global Sumud Flotilla yang terdiri dari 50 kapal diketahui berangkat dari Turki pada Kamis (14/5/2026) untuk membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza. Namun rombongan dicegat Israel dan sebanyak 430 relawan dibawa ke Pelabuhan Ashdod.
Baca Juga: Prabowo Tak Pernah Perintahkan TNI-Polri Masuk Jabatan Sipil, Kata Pigai
Pencegatan tersebut turut menjadi perhatian Indonesia karena terdapat sembilan WNI dalam rombongan relawan internasional itu.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar