- Home
- /
- EkBis
- /
- Agribisnis
Produksi Susut Tersengat Cuaca Ekstrem, Kementan Garansi Stok Bawang Merah Aman
Kredit Foto: Antara/Rahmad
Hal senada disampaikan Amri Ismail, petani champion asal Solok, yang bersiap menyambut panen raya pertengahan Juni guna mengamankan pasokan di seluruh Pulau Sumatra.
Dari sisi komersial, situasi pasokan saat ini dinilai memberikan sinyal pergerakan harga yang menarik bagi pelaku usaha. Ketua Umum Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI), Dian Alex Chandra, mengonfirmasi cuaca ekstrem memangkas produksi di sejumlah wilayah hingga 30%–40%. Namun, ia memastikan ketersediaan barang di pasar tetap terjaga.
Menurunnya volume panen di tengah lonjakan demand atau permintaan menjelang Iduladha diperkirakan akan mendorong kenaikan harga pasar.
“Tren harga kemungkinan masih akan bertahan di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) hingga Iduladha karena tingginya permintaan pasar. Namun, kami memproyeksikan kondisi pasar akan kembali pada titik ekuilibrium atau normal saat panen dari berbagai sentra produksi mulai masuk,” ujar Alex.
Sebagai langkah preventif, Kementan berkomitmen terus menerjunkan tim pemantau ke berbagai daerah. Langkah tersebut dilakukan guna memberikan kepastian bagi pasar, mencegah praktik spekulasi harga, serta menjaga iklim bisnis agribisnis tetap kondusif selama periode Iduladha.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Muhammad Farhan Shatry
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: