Pelaku Usaha Kini Lebih Mudah Akses Modal dan Pelatihan lewat SAPA UMKM
Kredit Foto: Dwi Aditya Putra
Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Maman Abdurrahman, meluncurkan platform digital baru 'SAPA UMKM' sebagai sistem terpadu yang akan menghubungkan pelaku usaha mikro dengan akses pembiayaan, pelatihan, teknologi hingga kemitraan usaha dalam satu pintu.
Maman menegaskan, bahwa sistem SAPA UMKM dirancang untuk menjadi solusi atas sulitnya akses pembiayaan pelaku usaha selama ini. Sulitnya akses pembiayaan membuat sebagian pelaku usaha kecil terjerat pinjaman online ilegal maupun berbunga tinggi.
“Masuk ke sistem SAPA UMKM, kita siapkan fitur tentang modal dan pembiayaan. Kita integrasikan dengan bank-bank penyalur. Kita integrasikan dengan fintech-fintech," kata Maman dalam Soft Launching SAPA UMKM, di Kementerian PPN/Bappenas, Kamis (21/5/2026).
Melalui SAPA UMKM, pemerintah ingin menghadirkan akses pembiayaan yang lebih aman dan terintegrasi sehingga pelaku usaha mikro tidak lagi terjebak pinjaman yang memberatkan.
“Kalau SAPA UMKM ini bis hadir dan berjalan secara maksimal, mereka nggak lagi terjebak dengan pinjol-pinjol yang menyesatkan dan bahkan membebankan mereka,” lanjutnya.
Selain pembiayaan, SAPA UMKM juga akan menghadirkan fitur akses teknologi dan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pelaku ekonomi kreatif dan usaha kecil dalam mengembangkan produk maupun pemasaran digital mereka.
“Para pelaku ekonomi kreatif ibu-ibu kita yang membuat layanan iklan, segala macam produk-produk mereka kita sambungkan dengan teman-teman kita yang bergerak di perusahaan-perusahaan AI," ungkap dia.
Maman juga akan mengintegrasikan berbagai program pelatihan lintas kementerian ke dalam platform tersebut. Modul pelatihan mulai dari kewirausahaan, manajemen SDM, keuangan hingga pengembangan usaha akan tersedia secara terpusat.
Baca Juga: Setelah Ojol, Pemerintah Bakal Tertibkan Komisi E-Commerce Agar UMKM Tak Banyak Potongan Biaya
Baca Juga: Menteri Maman Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas melalui Pembiayaan dan Kolaborasi
Menurutnya, integrasi ini akan mempermudah UMKM karena seluruh layanan tersedia dalam satu sistem tanpa harus berpindah-pindah platform atau instansi.
Tak hanya itu, SAPA UMKM juga akan menyediakan layanan standarisasi, sertifikasi hingga akses kemitraan dengan perusahaan besar maupun kecil.
Platform tersebut nantinya akan terkoneksi dengan Padi UMKM dan diharapkan menjadi cikal bakal marketplace dalam negeri yang memperkuat ekosistem produk lokal.
"Insyaallah melalui SAPA UMKM ini dan Padi UMKM akan menjadi cikal bakal terbangunnya marketplace dalam negeri kita di Indonesia ini," pungkas dia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: