Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Iran Dinilai Tak Mungkin Serahkan Uranium ke AS

Iran Dinilai Tak Mungkin Serahkan Uranium ke AS Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Warta Ekonomi, Jakarta -

Penyerahan uranium menjadi salah satu syarat utama yang diajukan Amerika Serikat (AS) dalam perundingan damai dengan Iran. Namun, sejumlah pihak menilai syarat tersebut mustahil dipenuhi.

Kreator konten sekaligus jurnalis independen melalui akun X @adamemedia1 menegaskan bahwa Iran tidak akan menyerahkan pasokan uranium, dan AS tidak akan mampu mengambilnya secara paksa.

"No way Iran gives up its uranium imo. And no way America can steal it. The Trump regime will have to cave (Tidak mungkin Iran menyerahkan uranium-nya menurut saya. Dan tidak mungkin Amerika bisa mencurinya. Rezim Trump harus menyerah)," tulisnya dalam akun X pribadinya, Senin (25/5).

AS sebelumnya menetapkan lima syarat ketat agar Iran bisa mencapai kesepakatan damai yang mencakup pembatasan besar-besaran terhadap fasilitas nuklir di Teheran, hingga keharusan bagi Iran untuk menyerahkan seluruh pasokan uranium miliknya kepada pihak AS.

Berdasarkan laporan dari kantor berita Iran, Fars News Agency, lima tuntutan utama dari pemerintah AS tersebut adalah sebagai berikut:

1. Satu Fasilitas Nuklir: AS hanya memberikan izin kepada satu fasilitas nuklir saja di Iran yang boleh tetap beroperasi.

2. Tanpa Uang Ganti Rugi: AS menolak keras untuk membayar kompensasi atau uang ganti rugi dalam bentuk apa pun yang berkaitan dengan dampak peperangan.

3. Sita Ratusan Kilo Uranium: AS menuntut Iran untuk segera mentransfer sebanyak 400 kilogram uranium miliknya ke wilayah AS.

4. Pembekuan Aset Milik Iran: AS akan tetap menahan sekaligus tidak melepaskan 25 persen aset keuangan Iran yang saat ini dibekukan di luar negeri.

5. Penghentian Perang Total: Menjadikan berhentinya aksi peperangan di seluruh front sebagai hasil mutlak dari proses negosiasi.

Baca Juga: Belajar dari Iran: Hukum Gantung Antek Asing, Action Lebih Keras dari Kata

Baca Juga: Iran Pegang Semua Kartu, Ekonomi Dunia Bisa Runtuh

Kondisi ini mencuat setelah pihak Iran sebelumnya juga sempat mengajukan lima syarat minimum mereka agar mau kembali memulai perundingan damai dengan AS. 

Tuntutan dari pihak Teheran tersebut di antaranya meliputi penghentian perang di semua front (terutama di wilayah Lebanon), pencabutan seluruh sanksi ekonomi, pelepasan aset-aset negara yang dibekukan, pemberian uang kompensasi atas kerusakan akibat perang, serta pengakuan resmi atas hak kedaulatan Iran terhadap wilayah Selat Hormuz.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Tag Terkait: