Kredit Foto: Bapanas
Secara nasional, volume distribusi GPM selama Mei tercatat cukup tinggi. Kepala Pusat Data dan Informasi Pangan Bapanas, Kelik Budiana, menyebut Sumatera Utara menjadi provinsi dengan pelaksanaan GPM terbanyak, yakni 99 kali, disusul Jawa Barat 95 kali dan Sulawesi Selatan 83 kali.
“Kami terus mendorong Gerakan Pangan Murah. Hingga Januari–Mei tahun ini, telah terealisasi sebanyak 4.973 kali di 36 provinsi dan 374 kabupaten/kota. Khusus Mei, totalnya mencapai 518 kali,” kata Kelik.
Menurut dia, intervensi tersebut diharapkan mampu memotong rantai distribusi sehingga harga pangan di tingkat konsumen dapat tetap terkendali.
“Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan kebutuhan masyarakat terpenuhi sekaligus mampu menekan harga sesuai HET maupun di bawah HET,” ujarnya.
Operasi pasar tersebut akan terus berlangsung hingga pekan Iduladha, dengan agenda terdekat menyasar Kota Bengkulu pada 26 Mei dan Kabupaten Bekasi pada 30 Mei 2026.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Muhammad Farhan Shatry
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: