Warga RI Masih Enggan Berasuransi, Rp180 Triliun Biaya Berobat Dibayar Sendiri Setiap Tahun
Kredit Foto: Azka Elfriza
Di sisi lain, kontribusi asuransi kesehatan komersial terhadap total pembiayaan kesehatan nasional masih relatif kecil, yakni sekitar 5%. Menurut OJK, kondisi tersebut menunjukkan masih terbukanya ruang pertumbuhan yang besar bagi industri asuransi kesehatan.
Karena itu, OJK mendorong pelaku industri melakukan berbagai pembenahan agar sebagian pengeluaran kesehatan yang selama ini dibayar langsung oleh masyarakat dapat beralih ke mekanisme perlindungan asuransi.
"Asuransi harus melakukan suatu perbaikan-perbaikan sehingga terjadi migrasi dari out of pocket yang besar sekali tadi itu ke dalam asuransi," ujarnya.
Baca Juga: Inflasi Medis Masih Bayangi Industri Asuransi Kesehatan
Baca Juga: Bos AAJI Bongkar Biang Kerok Premi Asuransi Kesehatan Terus Naik
OJK menargetkan porsi pembiayaan kesehatan melalui asuransi komersial dapat meningkat signifikan dalam lima tahun mendatang.
"Sekarang baru 5%, asuransi komersial itu diharapkan akan menjadi 20% sampai 50% di lima tahun ke depan," kata Ogi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: