Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

EMAS Belanjakan Dana IPO untuk Tingkatkan Produksi Tambang Emas Pani

EMAS Belanjakan Dana IPO untuk Tingkatkan Produksi Tambang Emas Pani Kredit Foto: PT MGR (EMAS)
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) merealisasikan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) sesuai rencana yang telah ditetapkan perseroan. Dana tersebut digunakan untuk mendukung percepatan pengembangan Tambang Emas Pani di Gorontalo yang saat ini memasuki fase produksi awal dan ramp-upoperasional.

Perseroan menyatakan realisasi dana IPO menjadi bagian dari pelaksanaan proyek Tambang Emas Pani guna memperkuat kesiapan operasional dan mendukung peningkatan produksi pada semester II 2026.

Presiden Direktur EMAS Boyke P. Abidin mengatakan penggunaan dana IPO berjalan sesuai agenda utama perseroan untuk mempercepat pengembangan tambang tersebut.

“Realisasi dana IPO berjalan sesuai rencana untuk mendukung pengembangan Tambang Emas Pani sebagai aset utama Perseroan. Fokus kami adalah memastikan setiap tahapan pengembangan berjalan secara disiplin dan terukur guna mendukung peningkatan produksi secara berkelanjutan,” ujar Boyke.

Pada kuartal I 2026, EMAS mencatat produksi emas awal sebesar 1.818 ons (ounces) dengan volume penjualan perdana mencapai 516 ons. Perseroan menilai capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam proses transisi Tambang Emas Pani dari tahap konstruksi menuju operasi komersial.

Baca Juga: EMAS Mulai Deep Drilling 3.600 Meter di Tambang Pani

Baca Juga: PT Merdeka Gold Resources Resmi Gali Harta Karun Tambang Emas Pani

Sejalan dengan proses peningkatan produksi, EMAS terus mengembangkan area tambahan heap leach pad untuk meningkatkan kapasitas penumpukan bijih dan produksi emas sepanjang semester I 2026.

Selain itu, perseroan juga mengembangkan fasilitas Carbon-in-Leach (CIL) yang diproyeksikan menjadi pilar peningkatan kapasitas pengolahan jangka panjang. Pekerjaan awal fasilitas tersebut telah dimulai sejak akhir 2025, meliputi pembangunan CIL pad, fasilitas pendukung kontraktor, dan persiapan tailing storage facility.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri