Temukan Rp39 Triliun Dana Tak Bertuan di Bank, Prabowo: Ya Sudah Pindahkan untuk Rakyat
Kredit Foto: YouTube
Presiden Prabowo Subianto mengungkap adanya dana sekitar Rp39 triliun yang tersimpan di sejumlah rekening perbankan dan diduga tidak lagi memiliki kejelasan terkait kepemilikannya.
Menurut Prabowo, dana tersebut diduga terkait dengan pelaku tindak pidana yang telah melarikan diri ke luar negeri atau telah meninggal dunia sehingga rekening mereka tidak lagi diurus.
Dalam kesempatan sebelumnya, Prabowo sempat berkelakar mengenai kemungkinan penyebab dana tersebut tidak pernah diklaim oleh ahli waris.
"Ini entah sudah lari dari Indonesia, atau meninggal uangnya ketinggalan di rekening-rekening enggak jelas. Mungkin dia banyak istri muda atau piaraan, jadi istri-istrinya atau ahli warisnya enggak tahu bahwa dia punya uang di bank-bank tersebut," ujar Prabowo.
Prabowo menegaskan pemerintah akan menempuh prosedur hukum sebelum mengambil langkah lebih lanjut terhadap dana-dana tersebut.
Menurutnya, pihak perbankan harus terlebih dahulu mengumumkan status rekening yang tidak aktif atau tidak memiliki kejelasan kepemilikan dalam jangka waktu tertentu.
Jika setelah diumumkan tidak ada pihak yang mengajukan klaim, negara dapat mengambil alih dana tersebut untuk kepentingan publik.
"Saya katakan jika sudah sekian lama enggak diurus, sudah setahun diumumkan enggak ada yang datang, ya sudah pindahin untuk rakyat," kata Prabowo.
Pemerintah menilai dana yang tidak bertuan tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program yang ditujukan bagi kesejahteraan masyarakat, dengan tetap mengedepankan ketentuan hukum yang berlaku.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: