Kredit Foto: Istimewa
Mantan dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) Ardianto Satriawan menyoroti 3 kasus korupsi yang muncul dalam waktu berdeketan.
Kasus pertama adalah dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjerat mantan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayanan, bersama dua mantan wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.
Kasus kedua terkait dugaan pemerasan dan gratifikasi dalam pengurusan izin tinggal Warga Negara Asing (WNA) yang menjerat eks Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim.
Kasus ketiga adalah dugaan korupsi pengadaan layanan notifikasi perbankan yang melibatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
"Dalam minggu ini aja ada 3 kasus korupsi: 1) BGN dan MBG, Dadan CS. 2) Suap imigrasi, Wakil Menteri Silmy Karim. 3) BUMN: BRI sama Telkom," tulis Ardianto dalam akun X pribadinya, Senin (8/6).
Ardianto kemudian melontarkan pertanyaan kritis: “Pernah kepikiran gini gak sih? Jangan-jangan semua pejabat tuh korupsi???”
Baca Juga: 'Kondisi Fiskal Terbatas,' Prabowo Dapat Lampu Hijau agar Tak Semua Anak Indonesia Jadi Penerima MBG
Ia menambahkan, pejabat yang tertangkap biasanya:
1. Sedang melakukan “dosa politik”,
2. Mendapat imbalan lebih besar di belakang layar,
3. Tidak sejalan dengan pihak berkuasa,
4. Kalah dalam permainan politik,
5. Dikorbankan demi melancarkan korupsi yang lebih besar,
6. Atau sekadar “ganti pemain” yang nantinya bisa kembali melakukan korupsi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: