- Home
- /
- EkBis
- /
- Agribisnis
Fasilitasi Peneliti BRIN, Mentan Buka Akses Seluruh Laboratorium di 38 Provinsi
Kredit Foto: Muhammad Farhan Shatry
Kementerian Pertanian mengambil langkah radikal dengan mempersilakan para ilmuwan negara untuk memakai seluruh infrastruktur laboratoriumnya. Hal ini diresmikan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Pertanian dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna mendukung swasembada pangan berkelanjutan.
"Ini adalah tonggak sejarah hari ini kita tanda tangan MOU, kita kolaborasi," ujar Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman selepas menggelar penandatangan MoU dengan BRIN di kantor Kementerian Pertanian, Selasa (9/6/2026).
Akses tanpa batas ini diberikan agar para periset tidak lagi terkendala masalah ketiadaan fasilitas pengujian.
"Yang pertama, seluruh lab, kantor Kementerian Pertanian yang berada di tiap provinsi, 38 provinsi, itu bebas digunakan oleh para peneliti dari BRIN seluruh Indonesia," terang Amran.
Peleburan tembok birokrasi ini diproyeksikan bakal memicu lonjakan rekor hasil panen yang tak terduga. Kemudahan uji coba di berbagai kondisi geografis akan mempercepat kelahiran bibit-bibit varietas unggulan baru.
Baca Juga: Amran Bongkar Modus Mafia Proyek Pertanian Bermodal Nama Kementan
Baca Juga: Amran Murka! Harga Sawit Turun Saat Dolar Naik, Minta TBS Naik 10 Persen
"Kita bisa menghasilkan sesuatu produk secara eksponensial atau produktivitas meningkat yang signifikan kalau hasil penelitian kita berhasil, penelitian-penelitian kita berhasil menemukan varietas baru, metode-metode baru, dan seterusnya," lugas Amran.
Ruang kerja para cendekiawan ini kini terbentang luas dari pusat hingga ke penjuru pelosok nusantara.
"Jadi mereka bisa berkantor di kementerian pertanian, di Cimanggu, Bogor, di seluruh Indonesia, di mana pun berada," katanya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Muhammad Farhan Shatry
Editor: Annisa Nurfitri