Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Lengkap! Purbaya Beberkan Jurus Pemerintah Dongkrak Ekonomi hingga 2027, Kejar Target 8%

Lengkap! Purbaya Beberkan Jurus Pemerintah Dongkrak Ekonomi hingga 2027, Kejar Target 8% Kredit Foto: Kemenkeu
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah menyiapkan paket kebijakan ekonomi dan fiskal yang agresif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,8%-6,5% pada 2027 sebagai jalur menuju target pertumbuhan 8% pada 2029. Strategi tersebut mencakup percepatan investasi, penguatan daya beli masyarakat, hilirisasi industri, pengendalian inflasi, optimalisasi penerimaan negara, hingga pengelolaan APBN yang tetap pruden.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi pada 2027 sebagai fondasi untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, strategi pertama yang ditempuh pemerintah adalah menyelaraskan kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan agar saling memperkuat dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong ekspansi ekonomi.

"Pemerintah menyampaikan apresiasi atas dukungan yang solid terhadap upaya pencapaian target pertumbuhan ekonomi pada tahun 2027 yang lebih tinggi sebagai transmisi menuju pertumbuhan 8% pada tahun 2029," kata Purbaya saat menyampaikan jawaban pemerintah atas pandangan fraksi-fraksi DPR RI terhadap Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027, Rapat Paripurna DPR RI ke-21, Jakarta, Selasa (9/6/2026). 

Selain menjaga stabilitas makroekonomi, pemerintah akan mempercepat investasi bernilai tambah tinggi yang berorientasi ekspor. Pemerintah juga menempatkan Danantara sebagai salah satu instrumen untuk mempercepat investasi produktif pada sektor-sektor strategis dan meningkatkan partisipasi investor global dalam pengelolaan aset negara.

Investasi tersebut difokuskan pada sektor yang mampu memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global sekaligus menciptakan lapangan kerja dengan tingkat keterampilan dan upah yang lebih tinggi.

Di sisi domestik, pemerintah berupaya menjaga konsumsi rumah tangga sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi melalui penguatan daya beli masyarakat. Langkah yang ditempuh meliputi efektivitas program perlindungan sosial, stabilitas harga pangan, pengendalian inflasi, serta perluasan kesempatan kerja.

Baca Juga: Efisiensi Anggaran Lanjut, APBN 2027 Disiapkan Jadi Mesin Program Prioritas Prabowo: MBG dan Sekolah Rakyat

Baca Juga: Purbaya Target Rupiah Berada di Rp16.800-Rp17.500 per Dolar AS pada 2027

Pemerintah juga menyiapkan penguatan sejumlah program prioritas nasional yang dinilai memiliki dampak pengganda besar terhadap perekonomian. Program tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.

"Melalui berbagai kebijakan tersebut, aktivitas ekonomi dapat berputar lebih cepat, sektor riil bergerak lebih kuat sehingga mendorong peningkatan konsumsi dan menggairahkan investasi yang memacu laju pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi yang pada tahun 2027 ditargetkan sebesar 5,8% sampai dengan 6,5% sebagai transmisi menuju pertumbuhan 8% pada tahun 2029," ujar Purbaya.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri