Lengkap! Purbaya Beberkan Jurus Pemerintah Dongkrak Ekonomi hingga 2027, Kejar Target 8%
Kredit Foto: Kemenkeu
APBN 2027 Dirancang Tetap Pruden
Di bidang fiskal, pemerintah menegaskan APBN tetap akan dijaga sehat dan kredibel di tengah kebutuhan pembiayaan berbagai program prioritas.
Pemerintah menargetkan pendapatan negara pada kisaran 11,82%-12,40% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sedangkan belanja negara diproyeksikan sebesar 13,62%-14,80% PDB.
Dengan asumsi tersebut, defisit APBN 2027 dirancang berada pada rentang 1,8%-2,4% PDB.
Optimalisasi penerimaan negara akan dilakukan melalui penguatan sistem perpajakan yang adaptif terhadap perubahan struktur ekonomi, peningkatan kepatuhan wajib pajak berbasis teknologi dan analisis big data, serta penguatan tata kelola penerimaan negara bukan pajak (PNBP).
Pemerintah juga akan melanjutkan kebijakan efisiensi dan refocusing anggaran agar belanja negara semakin produktif dan tepat sasaran.
Baca Juga: Ekspor RI Dikendalikan Satu Pintu Mulai 2027, DPR Warning Bahaya Sentralisasi
Baca Juga: Pemerintah Incar Wajib Pajak Besar, Grup Usaha, dan Orang Kaya Mulai 2027
Program perlindungan sosial dan subsidi akan diarahkan lebih tepat sasaran dengan memanfaatkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN), sementara sinergi belanja pemerintah pusat dan daerah diperkuat untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional.
Di sisi pembiayaan, pemerintah menegaskan pengelolaan defisit dilakukan secara inovatif, pruden, dan berkelanjutan. Sinergi dengan Danantara, special mission vehicles (SMV), badan layanan umum (BLU), dan sovereign wealth fund akan diperkuat guna mendukung transformasi ekonomi sekaligus menjaga ketahanan fiskal nasional
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: